RADARBEKASI.ID, BEKASI – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Bekasi Selatan tak sekadar diisi seremoni. Warga disuguhi rangkaian kegiatan yang memadukan pelayanan publik, bazar UMKM, senam bersama hingga unjuk talenta para ketua RW di halaman Kantor Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (12/8).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, didampingi Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya dan para lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan.
Karya mengatakan, momentum kemerdekaan sekaligus dimanfaatkan untuk mendorong geliat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayahnya. Sebanyak 40 UMKM binaan Kecamatan Bekasi Selatan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Bahwa kegiatan ini melibatkan UMKM. Ada 40 UMKM binaan Kecamatan Bekasi Selatan yang diikutsertakan dalam kegiatan ini,” kata Karya.
Selain UMKM, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada Bank Sampah. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan Bank Sampah sesuai arahan Wali Kota Bekasi.
Karya menyebut, saat ini terdapat 94 Bank Sampah di Kecamatan Bekasi Selatan. Masing-masing kelurahan kemudian mengirimkan perwakilan untuk mengikuti penilaian.
“Alhamdulillah di Kecamatan Bekasi Selatan ada 94 Bank Sampah dan perwakilan dari kelurahan itu dilakukan penilaian,” ujarnya.
Semangat kemerdekaan juga diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda. Kecamatan Bekasi Selatan menggandeng Forum Karang Taruna dan sejumlah organisasi kepemudaan untuk menjadi wadah pengembangan potensi anak muda.
Karya menegaskan, kesempatan untuk mengembangkan kemampuan tidak hanya diberikan kepada generasi muda. Seluruh lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, didorong untuk berkontribusi sesuai potensi masing-masing.
Sementara itu, gerakan kebersihan, keamanan dan ketertiban (K3) telah digelar serentak sejak 1 Agustus, mulai tingkat RT hingga kecamatan. Gerakan tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan semata tugas pemerintah.
“Tujuannya memberikan tanggung jawab K3. Kebersihan lingkungan bukan saja tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab semua stakeholder termasuk masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Karya, penghargaan dalam setiap kegiatan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Warga yang belum meraih prestasi tetap dinilai telah memberikan kontribusi dalam menjaga lingkungan dan membangun wilayah.
“Untuk yang belum mendapatkan prestasi, sebenarnya mereka sudah berprestasi, tapi kesempatan hari ini belum menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan HUT RI menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki Kecamatan Bekasi Selatan.
“Silaturahmi kita bangun terus, kita gali, dan kita jalin. Potensi yang ada kita kembangkan. Selalu menjaga lingkungan agar lingkungan menjadi bersih, tertib, dan indah nyaman,” tandasnya. (pay)











