RADARBEKASI.ID,BEKASI- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan, meyakini proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Kota Bekasi bisa dilakukan secara profesional.
Dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar VIII Kota Bekasi-Kota Depok itu menilai jabatan Sekda diibaratkan sebagai komandan eksekutif. Orang yang terpilih harus bisa memimpin eksekutif dan bisa menjaga hubungan dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.
“Saya yakin prosesnya profesional, dan Sekda itu pejabat karir pasti ada penilaian dari Kemendagri, kemudian dari tim seleksi. Kita biarkan saja proses ini jalan dengan baik,” ujar politikus yang juga mengemban jabatan sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi itu, Rabu (23/9/26).
Diketahui, saat ini kandidat Sekda seperti Arief Maulana, Dede Tito Ismanto, Dinas Faizal Badar, Muhamad Solikhin tengah menjalani sejumlah tahap seleksi. Proses sudah memasuki tahap uji kompetensi. Sesuai jadwal, assessment berlangsung pada 23 September 2026 di Assessment Centre Polri, Gedung TNCC Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berdasarkan informasi, setelah assessment para kandidat masih harus melewati penulisan makalah dan bahan paparan, presentasi serta wawancara. Tiga besar kemudian akan diumumkan sebelum kandidat menjalani uji kesehatan, kejiwaan dan bebas narkoba sebagai bagian dari tahapan menuju pelantikan.
Ronny berharap, figur Sekda yang nanti terpilih bisa bekerja dan mampu menjadi komando seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Bekasi. “Mudah-mudahan figurnya mau kerja, kemudian mau turun ke bawah, mengimbangi ritme dari kepala daerah, dan bisa menjadi mobilisator bagi SKPD-SKPD yang ada di Pemerintahan Kota Bekasi,” ucapnya.
Terpenting, kata Ronny, Sekda yang nanti terpilih harus bisa bekerjasama dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi. “Itu penting, Sekda harus bisa bekerjasama dengan Wali Kota dan Wali Kota Bekasi,” ucapnya. (pra)











