RADARBEKASI.ID, BEKASI – Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi melanjutkan safari politiknya ke Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026). Di hadapan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jokowi mendorong penguatan struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kunjungan Jokowi ke Cikarang juga diwarnai pembagian kuliner gratis khas Nusantara kepada masyarakat. Sebanyak 8.000 porsi bakso, mi ayam, dan siomay disediakan komunitas Sahabat Bakso Indonesia (SBI) di sekitar Jalan Raya Citarik Lama, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur.
Dalam arahannya kepada kader dan pengurus PSI Kabupaten Bekasi, Jokowi menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi hingga pelosok desa. Ia menyebut struktur organisasi di tingkat kecamatan secara nasional telah mencapai 85 persen, sedangkan tingkat provinsi dan kabupaten/kota masing-masing 100 persen dan 97 persen.
BACA JUGA: Sahabat Bakso Indonesia Sediakan 8.000 Porsi Gratis Sambut Jokowi di Cikarang
Adapun struktur di tingkat desa dan kelurahan, kata Jokowi, masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan hingga akhir tahun. Dari sekitar 83 ribu desa di Indonesia, keterwakilan yang ada disebut baru mencapai 30 persen atau sekitar 24.900 desa.
“Artinya baru 30 persen. Inilah pekerjaan besar kita sampai akhir tahun, ini harus menuju ke angka 100 persen. Karena kita ingin, sekali lagi, ingin memiliki mesin besar, mesin yang cc-nya gede, sehingga kita bergerak ke mana pun dengan mesin itu akan memberikan dampak politik yang besar bagi bangsa dan negara kita,” kata Jokowi dalam acara Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi di Cikarang Timur.
Jokowi mengatakan penguatan struktur tersebut menjadi modal organisasi untuk menghadapi dinamika politik ke depan. Ia juga menyinggung berapa pun ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang nantinya ditetapkan.
“Kemarin saya sampaikan mau 5 persen oke, mau 6 persen oke, mau 7 persen oke, mau 8 persen oke! Kuncinya satu, kita semuanya kerja keras. Saya akan kerja keras, saudara-saudara semuanya juga harus kerja keras!,” tambahnya.
Menurut Jokowi, kesiapan struktur di daerah harus diikuti kerja organisasi. Ia menyebut mesin politik yang dibangun PSI sudah hampir lengkap dan menargetkan partai tersebut menjadi partai besar.
“Kuncinya hanya di situ aja. Sekarang mesinnya, mesinnya sudah hampir komplit. Mesin kita sudah hampir komplit. Ini menjadi mesin dengan cc yang besar. Tinggal bekerjanya. Kalau kita bekerjanya benar, saya enggak berani ngomong targetnya berapa, karena target kita gede. Kita mau partai ini menjadi partai besar!,” tutur Jokowi.
Jokowi juga menyinggung status keanggotaannya di PSI yang tercatat sejak 14 Oktober 2025. Ia mengatakan momentum menjadi alasan dirinya menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) PSI saat berada di Bandung dan Bekasi.
“Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan di Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang! Saya tunjukkan. Politik ini kan momentum. Momentumnya pas ya sekarang, ya saya tunjukkan sekarang,” pungkasnya. (ris)











