RADARBEKASI.ID,BEKASI- Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, turut menyikapi proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Bekasi yang saat ini masih berlangsung.
Rizki mengungkapkan, sosok Sekda yang nanti terpilih harus “sat-set”, cepat, terukur dan terarah sesuai tupoksi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Pihaknya menegaskan, tidak akan ikut campur selama proses seleksi berjalan on the track dan sesuai timeline atau waktu yang telah ditentukan oleh panitia seleksi (Pansel).
“Saya pikir kita butuh sosok yang kalau kata anak muda sekarang itu “sat-set”, cepat, terukur, terarah, tentu harus sesuai dengan aturan berdasarkan tupoksinya,” ujar Rizki Topananda, kepada Radar Bekasi, Senin (28/9/26).
Sejauh ini kata Rizki, pihaknya sudah mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pemerintah Kota Bekasi. Pada saat itu, pihaknya mengundang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Pansel, namun sayangnya yang hadir hanya BKPSDM. Waktu itu, dirinya mengatakan, pembahasan baru proses awal, bahkan belum ada yang mendaftar.
Sedangkan perkembangan sampai saat ini, dia menyampaikan, proses pergantian Sekda itu sudah ada yang mendaftar empat orang. Empat orang tersebut diantaranya, Arief Maulana, Dede Tito Ismanto, Dinar Faizal Badar dan Muhamad Solikhin.
Untuk sekarang, pihaknya masih melihat perkembangannya dari empat orang yang mengikuti proses yang sudah ditentukan oleh Pansel. Selama sesuai pihaknya tidak ikut campur dalam prosesnya.
“Selagi semua masih on the track, kita melakukan fungsi DPRD terutama Komisi I mengawasi proses pemerintahan dalam hal mutasi rotasi atau pergantian Sekda Kota Bekasi,” katanya.
“Pokoknya kalau timeline atau waktu yang ditentukan oleh Pansel sudah berjalan sesuai waktunya, ya kita memantau saja, karena tugas fungsi Komisi I sebagai pengawas saja. Kita belum masuk dalam ruang secara teknis dan lain-lainnya,” sambung Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi itu.
Pada prinsipnya, ia memandang, bahwa pemerintahan Kota Bekasi harus berjalan sebagaimana mestinya. Mewujudkan performa yang positif terhadap pelayanan publik mulai dari aparatur pemerintah dari pejabat eselon terendah sampai tertinggi. Tentunya, sosok Sekda yang nanti terpilih bisa mengimplementasikan itu.
“Ini satu hal yang sangat penting, Sekda terpilih harus sosok yang bisa mengimplementasikan secara teknis sampai ke bawah, bagaimana menciptakan pelayanan publik yang baik terhadap masyarakat Kota Bekasi,” ucapnya. (pra)











