RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pendidikan politik menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk memahami arah kebijakan pemerintah sekaligus mengawasi pelaksanaannya. Dengan pemahaman politik yang baik, warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga berperan aktif mengawal keputusan yang menyangkut kepentingan publik.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah, saat menggelar kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Gabus Pucung Kebun Berkah itu menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya politik dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya tekankan agar masyarakat tidak apatis terhadap politik. Mereka harus melek terhadap politik agar mengetahui perkembangan,” ujarnya kepada Radar Bekasi.
erempuan yang akrab disapa Siqom itu menegaskan, politik berkaitan erat dengan kepentingan masyarakat. Berbagai kebijakan yang menyangkut kehidupan warga ditentukan melalui proses politik, mulai dari perencanaan hingga pengambilan keputusan.
Sebaliknya, sikap apatis terhadap politik dapat membuat masyarakat tidak mengetahui perkembangan serta kebijakan pemerintah yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.
“Kalau apatis terhadap politik, masyarakat tidak mengetahui perkembangan yang terjadi, entah itu keputusan maupun kebijakan pemerintah yang menyangkut kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Menurutnya, pendidikan politik berperan penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih memahami dinamika pemerintahan. Dengan bekal pengetahuan tersebut, warga diharapkan mampu menyikapi persoalan politik secara kritis dan rasional.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi itu menambahkan, pemahaman politik juga diperlukan agar masyarakat mengetahui hak dan perannya dalam kehidupan demokrasi. Partisipasi warga tidak semestinya berhenti pada momentum pemilihan umum, tetapi berlanjut melalui kepedulian terhadap kebijakan dan jalannya pemerintahan.
Melalui kegiatan tersebut, Siqom berharap masyarakat semakin terbuka terhadap perkembangan politik dan menyadari bahwa setiap keputusan politik memiliki konsekuensi bagi kehidupan publik.
“Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi dan mendorong lahirnya kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan warga,” ungkapnya. (adv/pra)











