
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksanaan Adaptasi Tatanan Hidup Baru Satuan Pendidikan (ATHB-SP) atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Kota Bekasi tingkat SD dan SMP kembali digelar Senin (24/5), usai libur Lebaran. Guru dan mulai sudah dapat beradaptasi, sehingga pelaksanaannya berlangsung dengan baik.
Kepala SDN Jakasetia 1 Kota Bekasi Ade Saepuloh mengatakan, pelaksanaan PTM hari pertama setelah libur Idulfitri diikuti oleh 43 siswa kelas IV. Satu siswa izin tidak masuk karena sakit. Menurutnya, hari pertama PTM berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah lancar, semua siswa hadir tepat waktu. Dan saya rasa mereka sudah menjadi terbiasa, guru pun terlihat sudah lebih menguasai pelaksanaan PTM selama masa ATHB ini,” ungkap Ade kepada Radar Bekasi.
Sama seperti sebelumnya, para siswa masih menggunakan pakaian bebas untuk mengikuti PTM secara terbatas tersebut. Satuan pendidikan ini menyediakan 3 ruang kelas dengan sarana dan prasana protokol kesehatan yang lebih memadai.
“Saya dan guru lebih merasa siap karena alat penunjang prokes lebih siap dan memadai. Jadi dalam pelaksanaannya kita juga aman dan nyaman,” terangnya.
Senada disampaikan oleh Wakil Kepala SMPN 29 Kota Bekasi Bidang Humas Nining. Menurutnya, para siswa maupun guru sudah dapat beradaptasi dengan ATHB-SP.
“Saya lihat siswa sudah bisa lebih menyesuaikan keadaan belajar di sekolah dengan penerapan ATHB-SP, kami sebagai guru juga sudah lebih nyaman untuk melaksanakan PTM secara terbatas ini,” tuturnya. PTM di SMPN 29 Kota Bekasi diikuti 150 siswa kelas VIII dengan menggunakan 8 ruang kelas. (dew)











