Berita Bekasi Nomor Satu

Study Tour Masih Dilarang

ILUSTRASI: Guru menjelaskan materi saat pembelajaran tatap muka di SDN XVI Kayuringin Jaya. Disdik Kota Bekasi menegaskan bahwa kegiatan study tour masih dilarang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
ILUSTRASI: Guru menjelaskan materi saat pembelajaran tatap muka di SDN XVI Kayuringin Jaya. Disdik Kota Bekasi menegaskan bahwa kegiatan study tour masih dilarang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menegaskan bahwa kegiatan study tour masih dilarang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. Sanksi menanti kepala sekolah jika satuan pendidikannya kedapatan melaksanakan study tour secara diam-diam.

Kepala Seksi Kurikulum dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kota Bekasi Mawardi mengatakan, sampai dengan saat ini kegiatan di luar sekolah seperti study tour belum diperbolehkan untuk dilaksanakan.

“Udah mau tiga tahun ini kami belum mengizinkan sekolah untuk mengadakan kegiatan di luar sekolah,” ujarnya kepada Radar Bekasi Rabu, (9/2).

Sampai dengan saat ini, kata Mawardi, Disdik belum menerima laporan mengenai satuan pendidikan yang meminta izin untuk mengadakan kegiatan study tour.

“Engga, belum ada yang mengajukan atau meminta izin untuk mengadakan kegiatan di luar sekolah. Kan memang sudah 3 tahun ini tidak ada kegiatan di luar sekolah,” katanya.

Menurutnya pihak sekolah dapat memahami bahwa kegiatan di luar sekolah belum dapat dilaksanakan. “Saya rasa sekolah juga mengerti kalau kondisinya saat ini belum memungkinkan untuk melakukan kegiatan di luar sekolah,” terangnya.

Disdik tak segan memberikan sanksi kepada kepala sekolah yang nekad menyelenggarakan kegiatan study tour di masa pandemi ini.

“Ada peringatan, kepala sekolahnya dipanggil ke Disdik,” tegasnya.

Sementara, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bekasi Rudi Winarso mengatakan, pihaknya belum pernah mengetahui ada sekolah yang mengajukan kegiatan study tour.

“Sampai dengan saat ini selama pandemi saya belum mendengar ada sekolah yang mengadakan atau meminta izin untuk kegiatan study tour,” tuturnya.

Dikatakan, sekolah sebisa mungkin dapat meminimalisir kegiatan di luar sekolah selama masa pandemi ini guna mencegah resiko penyebaran Covid-19.

“Saat ini sekolah sebisa mungkin meminimalisir kegiatan siswa di luar sekolah. Saat ini PTM saja masih dibatasi apalagi kegiatan siswa di luar sekolah,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Pondok Melati Elia Tarmi. Menurutnya, saat ini sekolah diminta untuk meminimalisir kegiatan di luar sekolah.

“Semenjak pandemi semua sekolah ikuti aturan tidak ada kegiatan di luar sekolah, K3S juga selalu mengingatkan hal itu,” pungkasnya. (dew)