
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Arsip digital menjadi sarana penyimpanan agar berkas mudah tertelusur dan dapat diakses oleh siapapun. Namun, belum semua perangkat Desa memahami dan dapat menggunakan arsip digital. Demikian dikatakan Kepala Desa Mekarmukti Dede Sulaeman, saat pembukaan Workshop dan Pelatihan Document Control di Aula kantor Desa Mekarmukti, kemarin.
Menurutnya, perlu ada perubahan penyimpanan dokumen manual menjadi dokumen digital, sehingga kinerja perangkat desa dapat lebih efektif dan efisien. ”Dengan arsip digital, pencarian dokumen akan lebih mudah,”katanya.
Workshop dan Pelatihan tersebut merupakan kerjasama antara Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa dengan Desa Mekarmukti. ”Kami berharap bisa menularkan ilmu yang dimiliki melalui KKN,” kata sata salah satu sodden pendamping KKN, Wiji Safitri.
Dia mengaku, workshop tersebut dibagi menjadi tiga tahap, yaitu mail merge, pembuatan barcode tanda tangan, dan pembuatan barcode link yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk daftar hadir rapat, undangan sebagai fasilitas pelayanan.
“Semoga melalui pelatihan ini kalangan masyarakat, khususnya perangkat desa bisa memanfaatkan arsip digital. Hal ini seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi saat ini,” tandasnya. (mif/tim)











