RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejak 2020, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Bekasi Timur Nasan berkomitmen mendisiplinkan kepala sekolah di wilayahnya. Caranya lewat pendekatan yang lebih intens.
Penting bagi kepala sekolah sebagai manajer dan supervisi di satuan pendidikan untuk menerapkan disiplin, kata Nasan. Pasalnya, melalui disiplin sekolah dapat berkembang dengan baik.
“Saya memiliki program untuk mendisiplinkan kepala sekolah, karena kepala sekolah itu tolak ukur sekolah dapat berkembang dengan baik atau tidak,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (14/4).
Menurut pria berusia 56 tahun ini, untuk mendisiplinkan kepala sekolah butuh pendekatan dan komunikasi yang intens antar kepala sekolah. Nasan melakukan pendekatan dengan cara melakukan aktivitas secara bersamaan.
“Jadi kalau ketemu intens untuk membicarakan program kerja itu sudah menjadi hal yang wajar, tapi disini saya memiliki program untuk mendekatkan komunikasi antar kepala sekolah, yaitu dengan cara melakukan beberapa kegiatan secara bersamaan seperti olahraga dan mengaji,” tutur Nasan.
Kegiatan olahraga akan rutin dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu. Dirinya optimis, kegiatan tersebut turut mendorong programnya dalam mendisiplinkan kepala sekolah berjalan dengan baik.
“Saya yakin dengan adanya kegiatan ini komunikasi antar kepala sekolah bisa terjalin dengan baik. Sehingga tujuan untuk mendisiplinkan kepala sekolah bisa terlaksana,” katanya.
Melalui kepala sekolah disiplin, pihaknya yakin kemajuan sekolah dapat berjalan lebih baik. Karena dari kepala sekolah lah, guru dan siswa akan meniru.
“Saya ingin melalui pendisiplinan ini, tidak ada lagi kepala sekolah yang tiba-tiba keluar tanpa surat keterangan. Jadi jika kepala sekolah mau keluar harus ada surat keterangan dia mau tugas kemana atau mau menghadiri kegiatan apa, sehingga ketika ditanya kepala sekolah mana, sudah ada surat keterangan yang jelas,” tuturnya.
Wilayah Bekasi Timur saat ini memiliki delapan gugus dengan sejumlah 58 SD negeri dan 27 SD swasta. Dengan banyaknya sekolah ini, K3S Bekasi Timur berupaya untuk menjalin komunikasi dengan sebaik-baiknya.
“Bekasi Timur ini paling banyak megang sekolah, makanya dari kepala sekolah lah saya ingin membangun sinergi yang baik, dimulai dari disiplin kepala sekolah,” pungkasnya.
Olahraga secara Rutin
Banyak cara yang dilakukan oleh seseorang untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Seperti Nasan, dia memilih olahraga secara rutin.
Ia sadar bahwa usianya kini tak muda lagi. Oleh karenanya dirinya selalu berusaha menjaga kesehatannya agar tetap dapat produktif beraktivitas sehari-hari
“Umur saya sudah tidak muda lagi, lalu bagaimana cara saya menjaga kesehatan. Yaitu dengan melakukan aktivitas olahraga santai secara rutin,” ungkapnya.
Jalan santai dilakukan oleh Nasan setiap hari. Ia memilih olahraga ini karena dapat dilakukan setiap waktu, dimana saja dan kapan saja. “Cukup 10 menit sampai dengan 15 menit pasti tubuh kita sudah berkeringat,” ucapnya.
Selain itu, dirinya juga berenang. Tak seperti jalan santai, renang yang bermanfaat untuk kesehatan jantung manusia ini dilakukan tiga kali dalam satu bulan.
Dengan peduli terhadap kesehatan, dirinya dapat melakukan berbagai aktivitas dan menjalankan berbagai tanggung jawab atas tugas-tugasnya. “Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab diri kita sendiri, karena kalau sehat kita bisa melakukan aktivitas dan menjalankan tugas kita yang lain di luar sana,” pungkasnya. (dew)
BIODATA
Nasan
Lahir: Bekasi, 8 Maret 1966
Riwayat Pendidikan:
- SDN Muara Bakti Babelan (1979)
- SMPN 36 Pedati Jakarta Timur (1982)
- Sekolah Guru Olahraga (SGO) Karawang (1986)
- S1 Penjaskes Unisma Bekasi (2007)
- S1 Pendidikan Agama Islam Tarbiyah STAI Siliwangi Bandung (2002)
- S2 Magister Pendidikan Universitas Islam As-Syafi’iyah (2018)











