Berita UtamaPolitik

Parpol Terima Ratusan Miliar Pertahun

Radarbekasi.id – Partai Politik (Parpol) tingkat daerah setiap tahun menerima uang ratusan miliar dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Aat Barhati mengatakan, bahwa dana yang diberikan kepada parpol tingkat daerah sesuai dengan perolehan suara yang didapatkan oleh partai tersebut. Hal itu sesuai dengan peraturan Peraturan Mendagri.

”Sesuai peraturan Permendagri satu suara Rp1.500 rupiah. Hitungannya persuara. Berarti untuk di Kabupaten Bekasi paling banyak Gerindra,” ujar Aat saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (14/1) lalu.

Dari data yang ada di KPU Kabupaten Bekasi Gerindra menjadi yang tertinggi dengan jumlah 271.653 suara. Menurutnya, uang yang diberikan untuk setiap parpol sudah tertera di proposal yang diajukan ke Kesbangpol dan tidak keluar dari konteks aturan yang sudah ditetapkan.

”Yang tahu persis itu partainya, kita enggak sampai ke sana. Proposal memang diajukan kepada kita untuk apa-apanya, jadi dengan uang segitu dia mau menggunakan untuk apa-apa sesuai proposalnya, yang jelas tidak keluar konteks aturan yang sudah ditetapkan,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan menuturkan, uang yang diberikan oleh Kesbangpol untuk kebutuhan yang ada di partai, dari pertemuan (rapat) dan sebagainya. Hanya saja dirinya enggan bicara mengenai besaran dana yang diterima Gerindra pertahunnya.

”Enggak tahu tuh. Kan saya juga enggak tahu partai yang lain dapetnya berapa. Yang pasti uang tersebut 60 persen untuk rapat-rapat dan kegiatan partai, dan 40 persen lagi untuk surat menyurat dan sebagainya,” ujarnya.

Dirinya beranggapan, bahwa uang yang diberikan Kesbangpol tidak bisa mencukupi semua kebutuhan yang ada di partai. Namun walaupun begitu, kata dia, uang tersebut cukup membantu mencukupi kebutuhan-kebutuhan yang ada di partai.
”Kalau ditanya cukup, kebutuhan partai itu tidak terukur. Tapi cukup membantu kebutuhan partai,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua PKS Kabupaten Bekasi, M.Nuh yang mengatakan, uang yang diberikan Pemkab Bekasi kepada parpol digunakan untuk memenuhi kebutuhan partai.

”Sebenarnya tidak mencukupi, tapi cukup meringankan kebutuhan di partai. Karena kita gunakan untuk kepentingan partai saja,” ungkapnya. (pra)

ilustrasi
1. PKB : 72.260 suara x Rp1500 = Rp 108.390.000
2. Partai Gerindra : 271.653 suara x Rp1500 = Rp 407.479.500
3. PDIP : 209.222 suara x Rp1500 = Rp 313.833.000
4. Partai Golkar : 190.677 suara x Rp1500 = Rp 286.015.500
5. Partai Nasdem 56.617 suara x Rp1500 = Rp 84.925.500
6. Partai Gerakan Perubahaan Indonesia : 5,783 suara x Rp1500 = Rp 8.674.500
7. Partai Berkarya : 24,887 suara x Rp1500 = Rp 37.330.500
8. PKS : 228,647 suara x Rp1500 = Rp 342.970.500
9. Partai Persatuan Indonesia : Rp 47.572 suara x Rp1500 = 71.358.000
10. PPP : 68,208 suara x Rp1500 = Rp 102.312.000
11. PSI : 23,384 suara x Rp1500 = Rp 350.760.000
12. PAN : 96,464 suara x Rp1500 = Rp 144.696.000
13. Partai Hanura : 8.459 suara x Rp1500= Rp 57.688.500
14. Partai Demokrat : 142.055 suara x Rp1500 = Rp 213 082.500
15. PBB : 45.593 suara x Rp1500 = Rp 68.389.500
16. PKPI : 1493 suara x Rp1500 = Rp2.239.500

Related Articles

Back to top button