Berita Utama

Perkantoran dan Usaha Kota Bekasi Diminta Tutup 9 Hari

BEKASI-Kota Bekasi terus berperang melawan virus Corona atau Covid-19. Setelah menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar di sekolah, beribadah di rumah ibadah, menutup tempat hiburan malam (THM). Kini, giliran aktivitas dunia usaha dan perkantoran diminta setop sementara dan menyerukan agar para pekerja bekerja dari rumah (work from home/WFH).

Imbauan agar bekerja dari rumah dan aktivitas perkantoran serta usaha disetop sementara, itu dikeluarkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam surat edaran bernomor: 560/2209/Disnaker tentang Penghentian Sementara Perusahaan/Usaha Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Wabah COVID-19, tertanggal 23 Maret 2020 dan ditandatangani Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Surat edaran itu mengimbau:

  1. Menghentikan seluruhkegiatan perkantoran untuk sementara waktu dan menutup fasilitas operasional, dan melakukan kegiatan berusaha dari rumah (work from home)
  2. Bagi perusahaan yang tidak bisa menghentikan total kegiatan perkantorannya diminta mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal (jumlah karyawan, waktu kegiatan, dan fasilitas operasional) mendorong sebanyak mungkin karyawan untuk bekerja dari rumah (work from home)
  3. Surat edaran ini berlaku sembilan hari terhitung mulai 23 Maret 2020 sampai 31 Maret 2020

Berdasarkan situs www.corona.bekasikota.go.id hingga 24 Maret 2020 pukul 06.00 tercatat 15 kasus Positif, 82 PDP (74 menjalani perawatan dan 8 sehat) dan 160 ODP (132 dalam pemantauan dan 28 selesai pemantauan). (zar)

Related Articles

Back to top button