Metropolis

Bappeda Fokus Penanganan Covid-19

Bahas Kemungkinan Refocussing Anggaran

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) berjibaku melakukan penanganan wabah Covid-19 di Kota Bekasi, salah sterilisasi sarana publik dengan penyemprotan disinfektan. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi turut serta berupaya menekan penyebaran Covid-19. Refocussing kegiatan dan anggaran juga menjadi pembahasan Bappeda dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Diharapkan, penanganan pandemi Covid-19 bisa maksimal, termasuk menentukan skala prioritas pembangunan di Kota Bekasi.

Sejumlah alokasi anggaran dari pemerintah pusat, provinsi untuk kebutuhan masyarakat hingga kebutuhan medis kini menjadi prioritas.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Dicky Irawan mengatakan, pihaknya akan melakukan refocussing kegiatan mana-mana yang harus diberhentikan dan mana saja yang harus berlanjut.

“Kita sedang membahas itu (refocussing), dan sudah diberikan kepada OPD-OPD yang ada. Jika ada masukan dari OPD baru kita fokuskan. Sampai saat ini sedang kita bahas terus,” katanya, Rabu (1/4).

Agenda musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kota Bekasi juga harus ditunda ditengah penyebaran Covid-19.

“Kita tunda (Musrenbang) sehingga belum ada pembicaraan teknisnya seperti apa. Kalau bica pembanguan tahun 2020 ya kita bicaranya ke Covid-19. Sampai sejauh mana kita terus lakukan pembahasan,” ucapnya.

Sementara itu, pihaknya akan melakukan instruksi dari Wali Kota Bekasi dalam melakukan penanganan Covid-19 di Kota Bekasi. Menurutnya, instruksinya akan mengarah ke kemungkinan penundaan beberapa rencana pembangunan dan dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Kita akan prioritaskan anggaran sekarang ini untuk penanganan Covid-19. Dan kita optimis Covid-19 ini selesai,” jelasnya.

Meski demikian, Dicky sapaan akrabnya menyampaikan, Pemkot Bekasi akan berusaha tetap melakukan pembangunan. Namun saat ini kesehatan masyarakat Kota Bekasi menjadi perhatian penting.

“Jadi salah satu pembangunan kita fokus kemanusianya dulu saat ini. Karena Infrastruktur kita bangun percuma kalau manusianya tidak ada. Makanya kita utamakan membangun manusianya terlebih dahulu dan kita fokusnya bagaimana menangani Covid-19 ini,” ungkapnya.

Dengan demikian, segala bantuan atau anggaran yang di dapat dari pemerintah pusat maupun provinsi sesegera mungkin akan di salurkan ke masyarakat dan sejumlah OPD yang ada, supaya wabah Covid-19 bisa teratasi.

“APD (alat pelindung diri) dan alat uji pun kita sedang proses refocussing anggaran. Pemerintah Kota Bekasi akan memastikan masyarakat terbebas dari Covid-19, yang sakit di sembuhkan dan kita hindari penyakitnya,” tutupnya. (adv/pay) 

Related Articles

Back to top button