Metropolis

Pemuda Terseret Arus Kali Bekasi

Berniat Bersihkan Sampah

PROSES PENCARIAN: Petugas gabungan mencari keberadaan pemuda yang terseret arus Kali Bekasi, di Jalan Angsana 1, RT07/RW07, Bekasijaya, Bekasi Timur, Kamis (2/4). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tim gabungan masih mencari keberadaan Alfiyat (28) yang dilaporkan terseret arus Kali Bekasi ketika hendak membersihkan sampah di area kali wilayah Teluk Angsan, RT 07/07 Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (2/4).

Pemuda asal Pekalongan tersebut dilaporkan terseret arus pada pukul 09.30 kemarin. Hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan yang bergerak menyisir sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan petugas dilokasi, korban hendak membersihkan sampah yang tersangkut di pohon, di seberang bibir Kali Bekasi. Korban tidak sendiri ia bersama dengan dua rekannya. Awalnya, salah satu rekan korban menyeberang kali dan berhasil sampai. Kemudian rekan lainnya menyusul, diikut korban.

Ketika rekannya sampai diseberang kali, korban berteriak meminta pertolongan kepada kedua temannya.

Belum sempat ditolong, korban lantas hanyut terbawa arus. Tim gabungan yang berasal dari Basarnas, BPBD Kota Bekasi, Pramuka Peduli dan unsur relawan lainnya melakukan pencarian usai mendapat laporan warga sekitar.

“Korban kebetulan kelelahan di karenakan pada awalnya, masih bisa berenang namun saat di tengah korban terseret arus. Walaupun saat ini kondisi arus tidak terlalu deras, namun di tempat kejadian posisi kalinya cekungan dan membuat arus deras,” jelas Komandan Operasi SAR BPBD Kota Bekasi, Agung Pribawa Sakti ketika dijumpai dilokasi pencarian, Kamis (2/4).

Dua perahu karet diterjunkan di lokasi untuk mencari keberadaan korban.  Ketika menyeberang korban diketahui tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana pendek berwarna hitam Korban memilki ciri berambut ikal.

Korban merupakan karyawan salah satu pabrik cincau tidak jauh dari lokasi. Diketahui, korban memang sering kali berenang melintas Kali Bekasi untuk membersihkan sampah. Kedua saksi usai membantu pencarian korban dan tak kunjung ditemukan kembali ke tempatnya bekerja.

Pencarian korban oleh tim gabungan dilakukan hingga 7 kilometer dari lokasi korban tenggelam. pencarian dibagi kedalam tiga regu.

“SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga jembatan RS Anna Medika sejauh 2 kilometer, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat dari jembatan RS Anna Medika hingga jembatan Sasak Besi sejauh 3 kilometer, dan SRU ketiga melakukan pencarian secara visual sejauh 2 kilometer,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman.

Pencarian sempat terkendala cuaca, karena hujan semat mengguyur Kota Bekasi pada pukul 15.00, hingga pencarian dihentikan sementara. (sur)

Close