Nasional

Sebulan Pandemi Corona, 15 Dokter Meninggal, Dua Dokter Bekasi

BEKASI, RADARBEKASI.ID-Sebulan setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus positif Corona, tercatat sudah 15 dokter yang meninggal. Dua orang diantaranya bertugas di Kota Bekasi.

Menurut Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, ada dua hal yang mengakibatkan seorang dokter atau tenaga medis dapat terinfeksi virus corona.

Pertama, tenaga medis tersebut tertular pasien yang tidak mengetahui bahwa pasien yang ditangani positif Covid-19. “Sehingga, dokter tersebut (menjadi) kurang waspada,” kata Daeng seperti dilansir Kompas.com, Jumat (3/4/2020)

Kedua, karena minimnya jumlah alat pelindung diri yang memenuhi standar dan memadai untuk digunakan tenaga medis selama menangani pasien.

Untuk itu, ia berharap agar pemerintah dapat lebih terbuka terkait data pasien. Meski ada aturan yang mewajibkan data pasien dirahasiakan, tetapi setidaknya informasi itu dapat diberitahukan secara terbatas kepada petugas di rumah sakit yang sedang menangani untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kedua, kontinuitas penyediaan APD,” ujarnya.

Berikut 15 dokter yang gugur selama sebulan pandemi corona di Indonesia

  1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
  2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
  3. drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp. Ort (RSUD Jati Sampurna, Bekasi)
  4. drg. Yuniarto Budi Santosa, M.Kes (Dinkes Kota Bogor)
  5. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
  6. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
  7. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta)
  8. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
  9. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
  10. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan)
  11. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU)
  12. dr. Toni Daniel Silitonga (Dinkes Bandung Barat)
  13. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan)
  14. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur.
  15. Laksma (P) Dr.Jeane Winaktu, Sp.BS (RSAL Mintoharjo). (rbs)

Related Articles

Back to top button