Cikarang

Gelontorkan Rp 8,5 Miliar untuk Pasien Covid-19

PROSES PENGERJAAN: Sejumlah pekerja sedang melakukan renovasi RSUD Cabang Bungin tipe D untuk menjadi RSUD khusus penanganan pasien Covid – 19 di Kabupaten Bekasi, Senin (6/4). ANDI/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggelontorkan dana sebesar Rp 8,5 miliar untuk mengubah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin tipe D menjadi RSUD khusus penanganan pasien Virus Corona (Covid – 19).

Waktu yang diberikan hanya dua minggu atau berkisar 14 hari untuk membangun serta merenovasi ruangan RSUD yang berada di atas lahan seluas 5000 meter persegi itu.

“Kami diminta kerja cepat, sebab penyebaran wabah Covid-19 ini merupakan kejadian luar biasa,” ujar Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Benny Sugiarto Prawiro, Senin (6/4).

Benny menjelaskan, RSUD tipe D yang dirubah menjadi RSUD khusus penanganan paseien Covid-19 ini, nantinya akan tersedia 37 ruang inap isolasi, dua bed ruang icu, 35 bed mess karyawan.

“Tim kami sudah bekerja selama delapan hari. Dan kami upayakan pengerjan-nya cepat selesai, sesuai dengan perencanaan. Apalagi anggaran-nya cukup besar, yaitu mencapai Rp 8,5 miliar,” tuturnya..

Lanjut Benny,  anggaran yang mencapai Rp 8,5 miliar itu sudah termasuk biaya konsultan perencana dan supervisi. Dan untuk bentuk dan fasilitas bangunan, pihaknya mengadopsi yang sudah diterapkan di Batam.

Selain untuk ruang rawat inap, ada juga untuk penambahan ruang pelayanan, diantaranya, instalasi pelayanan darurat, pelayanan medik umum, pelayanan laboratorium pratama, pelayanan radiologi, pelayanan jenazah, dan pelayanan dapur serta laundry.

“Kami upayakan beberapa ruangan serta pelayanan medis bisa secepat mungkin selesai,” janji Benny. (and) 

Close