Cikarang

Jalan Cikarang-Cibarusah Rusak Parah

JALAN RUSAK:: Seorang pengendara bermotor berusaha menghindari jalan rusak di Jalan Cikarang-Cibarusah, Desa Sukasari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/4). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, diharapkan untuk melakukan perbaikan infrastruktur. Salah satunya Jalan Cikarang-Cibarusah yang saat ini kondisinya rusak parah, sehingga mengakibatkan kemacetan parah.

”Kami sangat memahami kondisi saat ini terkait mewabah-nya Covid-19 Kabupaten Bekasi. Akan tetapi, pemerintah juga harus memperhatikan infrastruktur jalan yang rusak. Tentu saja merugikan masyarakat,” kata salah seorang pengendara yang melintas di Jalan Cikarang – Cibarusah, Rizky Ariandi kepada Radar Bekasi, Senin (6/4).

Menurutnya, akibat kondisi jalan yang berlubang begitu dalam, membuat pengendara harus memperlambat lajur kendaraan. Sehingga kepadatan kendaraan terjadi, belum lagi kendaraan-kendaraan besar yang melintas menambah parah kemacetan.

”Saya kebetulan kelual dari Tol Cikarang Barat menuju Jalan Gelamapik, Desa Sukasari, Cikarang Selatan, harus menempuh kurang lebih satu jam. Padahal waktu normal hanya sekitar 10 menit,” keluhnya.

Sementara itu, salah satu pedagang asongan, Sumarno (43) juga menceritakan jika kerusakan Jalan Cikarang-Cibarusah sudah cukup parah, dan sering menyebabkan kecelakaan. Khususnya untuk kendaraan roda dua.

”Kalau bagi pengendara mobil mungkin hanya berdampak pada kemacetan, tapi untuk kendaraan roda dua, sangat berpotensi terjatuh. Sebab, kalau malam hari kondisi jalan gelap, karena penerangan jalan umum juga kurang. Sehingga harus segera diperbaiki,” sarannya.

Adapun Kepala Satuan Pelayanan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Heri Supriyanto mengakui, untuk pebaikan Jalan Cikarang-Cibarusah merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi.

Kata dia, pihaknya juga sudah mendapat informasi terkait kerusakan jalan tersebut yang menimbulkan kemacetan dan mengganggu akitifitas lalu lintas.

” Insya Allah kami akan segera lakukan perbaikan,” janjinya.

Menurut Heri, untuk perbaikan jalan rusak sepanjang 500 meter itu dengan cara tambal sulam. ”Kemungkinan ada sekitar 500 meter jalan rusak, dan ada juga yang berlubang,” terang Heri. (and)

Related Articles

Back to top button