Berita Bekasi Nomor Satu

Rendah Kalori dan Tinggi Serat, Simak 5 Alasan Mengapa Jagung Bagus untuk Diet

Ilustrasi Jagung. Foto: Magnific.com

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Jagung merupakan salah satu bahan makanan yang sangat mudah dijumpai dan digemari masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang lezat dan harganya yang relatif terjangkau, bahan pangan ini menyimpan beragam nutrisi penting untuk mendukung kesehatan tubuh, seperti menjaga pencernaan hingga kesehatan mata.

Bila dikonsumsi dalam porsi yang tepat, jagung manis juga bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang, terutama bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Melansir dari Healthshots, berikut adalah 5 alasan mengapa jagung manis bisa menjadi pilihan cerdas untuk menu diet harian Anda:

1. Rendah Kalori
Masih banyak orang yang keliru menganggap jagung sebagai makanan tinggi kalori. Padahal, satu tongkol jagung manis diperkirakan memiliki jumlah kalori yang hampir sama dengan satu buah apel berukuran sedang. Hal ini menjadikannya camilan atau hidangan pendamping yang aman untuk menjaga kalori harian.

2. Tinggi Kandungan Protein
Selain memiliki kadar kalori per 100 gram yang lebih rendah dibanding beras putih maupun gandum utuh, jagung juga unggul dalam hal kandungan protein. Protein dikenal sebagai nutrisi krusial dalam program diet karena membantu mempertahankan massa otot sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca Juga: Bisa Redakan Batuk Pilek, Ini 5 Manfaat Buah Jamblang untuk Kesehatan yang Jarang Orang Tahu

3. Kaya Serat Larut
Sejumlah penelitian mengaitkan pola makan tinggi serat dengan pencegahan penumpukan lemak, khususnya di area perut. Serat pada jagung mampu memberi rasa kenyang lebih lama sehingga efektif mencegah keinginan untuk makan berlebihan (overeating).

4. Melimpah Vitamin dan Mineral
Menjalani program penurunan berat badan bukan berarti harus mengorbankan kecukupan gizi harian. Jagung kaya akan mineral penting seperti magnesium dan kalium, serta dipadati oleh vitamin C, vitamin B1, dan vitamin B9 (asam folat) yang dibutuhkan oleh tubuh.

5. Praktis dan Serbaguna
Mengonsumsi jagung saat diet tidak akan terasa membosankan. Bahan pangan ini sangat fleksibel untuk diolah dalam berbagai variasi hidangan, mulai dari dipanggang, direbus, dikukus, hingga dijadikan campuran sup yang hangat dan menyehatkan. (mna)