Cikarang

Pemkab Bekasi Sudah Punya Alat PCR

ALAT PCR: Pegawai UPTD Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi memperlihatkan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mempercepat hasil pemeriksaan pasien Virus Corona. DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sudah memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mempercepat hasil pemeriksaan pasien yang diduga terpapar Virus Corona (Covid-19).

Alat tersebut berada di Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bekasi yang bertempat di Pasir Gombong.

“Alat ini sudah mulai digunakan sejak Selasa (14/4) lalu, dan sudah berjalan tiga hari. Saat ini, kami masih dalam proses penyesuaian dan training cara penggunaan-nya,” ujar Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Bekasi, Agus Sarin, Kamis (16/4).

Agus mengaku, di Kabupaten Bekasi baru ada satu alat PCR yang tersedia. Setelah sebelumnya, semua sampel swab test yang diperoleh harus dibawa ke Balitbang Kemenkes, Jakarta. Dan memerlukan waktu tujuh sampai dengan 10 hari untuk mengetahui hasil-nya.

“Dengan adanya alat ini, maka kami dapat menegetahui lebih cepat pemeriksaan hasil swab test. Jadi, dari Puskesmas atau Rumah Sakit rujukan sekarang dapat langsung mengirimkan sampel ke Labkesda. Dan hasilnya akan keluar dalam kurun waktu dua sampai dengan tiga jam saja,” terang Agus.

Dijelaskan Agus, Labkesda Kabupaten Bekasi mampu memeriksa 16 sampel swab test. Kedepan, pihaknya juga memastikan kalau tim-nya dapat memeriksa 32 sampel swab test dalam satu hari setelah proses penyesuaian selesai.

Ia mengatakan, kedepan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan alat PCR. Namun, sebelumnya akan dilihat seberapa banyak jumlah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, hingga saat ini, dengan satu alat yang tersedia masih mencukupi untuk pemeriksaan swab test pasien Covid-19.

Seperti yang diketahui, bahwa alat PCR merupakan alat yang digunakan untuk pemeriksaan Covid-19. Dengan memeriksa spesimen lendir menggunakan swab di hidung dan tenggorokan. Pemeriksaan menggunakan PCR ini merupakan metode yang paling akurat dalam mendeteksi Covid-19.

“Hal ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang sudah memiliki alat sendiri untuk pemeriksaan Covid-19. Tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasilnya. Semoga, dengan adanya alat ini, bisa mengetahui dengan cepat masyarakat yang terkena Covid-19,” harap Agus. (and/adv)

Related Articles

Back to top button