Berita UtamaCikarang

Pusat Perbelanjaan di Cikarang Ramai, Damin Sada: Omong Kosong PSBB

TANGKAPAN VIDEO: Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, Damin Sada, saat berada di salah satu pusat perbelanjaan di Cikarang yang nampak ramai warga. Istimewa
 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, Damin Sada, geram melihat kerumunan warga di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, Minggu (17/5) sore.

Di depan pusat perbelanjaan itu puluhan motor terparkir di ruas Jalan Kapten Sumantri yang biasa digunakan pedagang pasar berjualan. Padahal, Kabupaten Bekasi masih dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai 19 Mei 2020.

“Inilah suasana PSBB di Kabupaten Bekasi. Jadi sama juga boong, ya. Gak ada PSBB di Bekasi. Buktinya ini,” kata Damin pada video berdurasi 1 menit 24 detik yang beredar di lintas grup Whatsapp pada 17 Mei 2020.

“Ribuan motor parkir di jalanan karena dalam mal udah penuh. Kalau ada 2.000 motor berarti kali dua, udah 4.000 yang bergerumul di sini. Di mana PSBB-nya kabupaten Bekasi? Omong kosong itu,” sambungnya.

Dia menyarankan status PSBB di Kabupaten Bekasi baiknya dihentikan saja dan kehidupan berjalan normal lagi.

“Mendingin udah hentiin aja udah jangan ada SPBB, ya. Gak usah pakai ada bantuan-bantuan udah dah. Biasa aja udah. Percuma juga PSBB, ribuan orang di sini berkumpul,” ucap pria yang pernah menjadi kepala Desa Srijaya.

Menurutnya Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja tidak konsisten dan tidak memiliki inovasi.

“Liat tuh rakyat jam 3 sore di Kabupaten Bekasi. Gak ada PSBB, omong kosong itu, bubarin PSBB di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi per 17 Mei 2020 pukul 20.00 WIB, ada 153 warga positif virus korona, 79 di antaranya sembuh, dan 13 meninggal dunia. (pjk)

Related Articles

Back to top button