Cikarang

Jalani Rapid Test, Puluhan Jurnalis Negatif Corona

RAPID TEST : Seorang Jurnalis sedang menjalani rapid test di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Rabu (5/8). Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi, mengalami peningkatan sebanyak 43 kasus. Berdasarkan data pikokabsi.bekasikab.go.id, kasus positif Covid-19 mencapai 461 kasus. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah wartawan (Jurnalis) yang bertugas di wilayah Kabupaten Bekasi, menjalani rapid test Covid-19 di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Rabu (5/8).

Dari hasil rapid test yang dilakukan tenaga medis melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, tidak ada Jurnalis yang reaktif atau terpapar Covid -19.

“Dari 100 Jurnalis yang diagendakan menjalani rapid test, yang hadir 23 orang, dan semua non reaktif. Namun sebagian besar sudah melakukan rapid test mandiri di beberapa rumah sakit. Walau hasil-nya negatif, kami tetap harus waspada,” ujar Kabag Ops Polres Metro Bekasi, AKBP YS Muryono, kepada Radar Bekasi, Rabu (5/8).

Ia menjelaskan, Polres Metro Bekasi terdorong untuk melakukan rapid test bagi kalangan Jurnalis. Sejauh ini, wartawan termasuk dalam kelompok garda depan dan bersinergi dengan Polri serta tenaga medis.

Oleh karena itu, kalangan Jurnalis diharapkan dapat memberi ketenangan kepada masyarakat melalui pemberitaaan.

“Program ini dilaksanakan atas inisiasi kapolres dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mengingat, aktivitas wartawan yang ekstra padat setiap harinya,” terang Muryono.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Kabupaten Bekasi, Ahmad Nurfallah menyampaikan, dari beberapa tahapan yang sudah dilakukan, hanya butuh waktu 15- 30 menit, pihaknya bisa melihat hasil reaktif dan non reaktif .

“Hasilnya, semua Jurnalis yang mengikuti rapid test non reaktif. Kalaupun ada, kami langsung lakukan penjemputan dan mengkarantina, sesuai dengan protokol kesehatan,” terang Ahmad.

Dia menambahkan, kegiatan yang dilakukan menjadi salah satu pendukung dalam pencegahan. Karena diketahui, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi, tergolong mengkhawatirkan

Meskipun dalam kurun satu minggu ini, angka Covid-19 di Kabupaten Bekasi, mengalami posisi stagnan, tanpa ada kenaikan dan penurunan.

“Dalam satu minggu ini, angka positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi, ada 461 orang, sembuh 366, meninggal 32,” beber Ahmad.

Lanjutnya, di lokasi karantina yang disediakan, salah satunya di Komplek Ki Hajar Dewantara, dan sudah mengalami penurunan. Ahmad berpesan, agar Jurnalis dan masyarakat bisa mengikuti protokoler kesehatan. Jaga jarak, dan keluar rumah jika ada kepentingan saja.

“Jangan dipusingkan dengan isu, selama memakai masker, bisa jaga jarak, dan rutin cuci tangan, mudah-mudahan bisa terhindari dari wabah Covid-19,” tandas Ahmad. (dan)

Close