Pendidikan

Mengambil Manfaat Sebagai Asisten Dosen

Cornelius Marcellion Irmunanton
Cornelius Marcellion Irmunanton

Radarbekasi.id – Menjadi seorang asisten dosen merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Marcel (19) selain belajar seperti biasa sebagai mahasiswa pada umumnya. “Di semester tiga saya dipilih sama dosen untuk jadi asisten dosen, tapi saat itu belum secara resmi diakui kampus,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Selasa (25/8).

Remaja bernama lengkap Cornelius Marcellion Irmunanton ini merupakan mahasiswa angkatan 2018 dalam program studi Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti. Mahasiswa yang akan menginjak semester lima kuliah ini menceritakan pengalamannya menjadi seorang asisten dosen.

Setelah di semester tiga ditunjuk untuk menjadi asisten dosen, agar secara resmi diakui oleh kampus dirinya mengikuti seleksi asisten dosen yang digelar oleh kampusnya tersebut.

“Untuk secara resmi diakui kampus saya ikut seleksi asisten dosen di semester empat. Ada beberapa tes yang saya lalui, yaitu tes administrasi, tes kemampuan, interview dengan asisten dosen, interview dengan dosen dan akhirnya bisa jadi asdos yang diakui resmi sama kampus,” jelasnya.

Marcel mengatakan tugas asisten dosen di kampusnya tersebut tidak hanyak membantu tugas dosen, tapi memiliki jadwal mengajar sendiri yang sudah ditentukan. Ketika ditanya mengenai alasannya mau menjadi asisten dosen, mahasiswa yang hobi investasi saham ini mengatakan prinsip sharing is caring adalah hal yang mendasarinya menjadi asisten dosen.

“Saya itu berpegang sama prinsip sharing is caring. Dengan jadi asisten dosen saya bisa bantu teman mahasiswa lain untuk memahami materi kuliah dengan baik. Selain itu, nambah pengalaman, melatih skill leadership, public speaking dan lainnya. Intinya sih mudah-mudahan ada soft skill saya yang terasah jadi enggak paham teori saja,” katanya.

Setelah kurang lebih dua semester dirinya menjadi asisten dosen, Marcel mengatakan benefit yang dirinya rasakan yaitu relasinya yang bertambah dan sangat bermanfaat jika dibutuhkan di waktu-waktu tertentu.

“Saya ngajar buat rekan mahasiswa dari angkatan 2015-2019 itu membuat saya jadi kenal mereka dan nambah teman antar angkatan saya,” ungkap alumnus SMA Negeri 2 Tambun Selatan ini.

Untuk pembagian waktu antara dirinya sebagai mahasiswa dan sebagai asisten dosen, Marcel memprioritaskan waktunya untuk mengerjakan tugas kuliahnya dulu kemudian mengerjakan tugasnya sebagai asisten dosen yang harus mempersiapkan materi.

Marcel memiliki impian ketika lulus kuliah nanti ingin bekerja di salah satu dari empat besar Kantor Akuntan Publik (KAP) di dunia. Maka dari itu di semester depan ia akan mengambil beberala program sertifikasi baik nasional maupun internasional sebagai nilai tambah terhadap kemampuannya di bidang akuntansi. (mg1)

Related Articles

Back to top button