Cikarang

Dua Korban Tenggelam Belum Ditemukan

LAKUKAN PENCARIAN: Petugas BPBD Kabupaten Bekasi bersama sejumlah relawan mencari Sunardi yang tenggelam di Sungai Cikarang, Desa Wangunharja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (2/11). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pencarian korban tenggelam di dua titik yang berbeda pada Minggu (1/11), hingga berita ini ditulis, belum berhasil ditemukan. Adapun korban tenggelam di Kali Cikarang bernama Sunardi (25), warga Kampung Pasir Limus RT 05/03, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara.

Sedangkan korban yang tengggelam di Kali Bekasi bernama Alwi (22), warga Kampung Babakan RT 06/02, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara. Lokasi tenggelam di depan Masjid Jami Al-Ikhlas, Kampung Babakan RT 006/002, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Sunardi terpeleset saat sedang mencari buah mangga di pinggir Kali Cikarang, Minggu (1/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Lalu, untuk korban bernama Alwi, terpeleset saat sedang mengangkut tanah dari pinggir Kali Bekasi.

“Hingga saat ini, kedua warga yang tenggelam belum bisa ditemukan,” kata Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi, Andhika Rakhman kepada Radar Bekasi usai melakukan pencarian, Senin (1/11).

Dijelaskan Andhika, untuk pencarian korban tenggelam di Kali Cikarang, dimulai sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.10 WIB, dan hasilnya dinyatakan nihil. Kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, kembali dilakukan penyisiran melalui darat, namun tetap masih nihil.

Lanjutnya, pencarian korban dengan teknik blender menggunakan perahu dimulai dari lokasi awal warga yang diduga tenggelam hingga sejauh sampai satu kilometer. “Kami menggunakan pencarian dengan sistem blender. Tapi hasil pencariannya masih nihil,” terangnya.

Andhika mengakui, saat pencarian korban tenggelam di Kali Cikarang, pihaknya menemukan beberapa kesulitan lantaran lokasinya sedang ada proyek pembangunan jalan tol. Sehingga, banyak besi-besi di lokasi pencarian.

Selain itu, tambah Andhika, ada tumpukan bambu-bambu yang sudah lama tertancap di aliran Kali Cikarang. Tepatnya di lokasi proyek pembangunan jalan tol. Kemungkinan, untuk pencarian selanjutnya, pihaknya akan mencoba membongkar bambu tersebut dengan bantuan pihak keluarga.

“Kesulitannya itu, karena di lokasi korban tenggelam ada proyek pembangunan jalan tol. Ditambah lagi banyak besi-besi maupun tumpukan bambu, sehingga tidak mungkin melakukan teknik blender,” ungkapnya.

Kemudian, untuk lokasi korban tenggelam di Kali Bekasi, pihaknya tidak mengetahui dengan pasti teknis pencarian maupun kendala yang terjadi. Sebab dirinya fokus mencari korban tenggelam di Kali Cikarang. (pra)

Back to top button