Politik

Desain Ulang Rumah di Bantaran Sungai Citarum

Abdul Jabar Majid, Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jabar

Anggota Komisi 3 DPRD Provisi Jawa Barat Abdul Jabar Majid.

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Jabar Majid, menyarankan warga yang tinggal di bantaran Sungai Citarum, harus memikirkan bagaimana bentuk rumahnya. Tujuannya, agar ketika banjir datang, rumah yang berada di bantaran Sungai Citarum tidak terbawa arus.

Dalam persoalan ini, dirinya mengatakan, mindset setiap warga harus diubah, agar siap menghadapi banjir. Menurutnya, persoalan banjir seperti sekarang ini, terus berulang setiap tahun. Terutama, pada pemukiman di bantaran Sungai Citarum.

“Dalam arti, bentuk rumah harus di pikirkan bersama-sama, bagaimana seharusnya, agar ketika air datang sudah siap. Mindset warga harus kita ubah,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (25/2/2021).

Untuk diketahui, hal ini sampaikan setelah belasan rumah di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, hanyut terbawa arus saat tanggul Sungai Citarum, yang berada di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, jebol, Minggu (20/2/2021) kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menuturkan, banjir yang melanda wilayah Pebayuran, Kabupaten Bekasi ini, karena air di sungai Citarum meluap. Sebab, air dari hulu yang mengalir di sungai Citarum tidak tertampung, akibatnya tanggul sungai Citarum jebol, dan air meluap ke pemukiman.

“Persoalan banjir ini terus menerus berulang setiap tahun. Terutama, pemukiman warga yang berada di pinggir Sungai Citarum. Sebab, air dari hulu tidak tertampung lagi,” ucapnya.

Dirinya juga berharap, agar proses perbaikan tanggul Sungai Citarum bisa segera diselesaikan. Kemudian, kualitas tanggul harus benar-benar diperhatikan. “Semoga proses perbaikan segera selesai, dan kualitasnya yang memang benar-benar bagus, agar tidak mudah jebol,” ungkapnya. (pra)

Related Articles

Back to top button