BekasiBerita Utama

Rekayasa Pencurian, Heni jadi Tersangka

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemilik paket uang lebaran Adriennee, Heni Haryani ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setelah belasan koordinator yang juga merasa sebagai korban layaknya nasabah lain melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan uang nasabah ke Polsek Bekasi Timur.

Saat ini, warga yang menetap di Jalan Kusuma Timur B, Blok A4, nomor 26, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekas ditahan di Polsek Bekasi Timur.”Sudah,” ungkap Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing.

Pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang korban sebagai saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang diserahkan oleh korban. Tersangka ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan uang.

Sebelumnya, kepolisian lebih dulu menerima laporan pencurian yang dibuat oleh tersangka, dalam pengakuannya uang nasabah Rp950 juta raib digondol maling. Namun, laporan tersangka tidak terbukti, diduga telah membuat laporan palsu kepada pihak kepolisian.

“Pada saat dilakukan Lidik ternyata tidak ada pencurian tersebut, pada saat ke TKP tidak ada pencurian, tidak terbukti,” tambahnya.

Sebelumnya, belasan koordinator melaporkan dugaan tindak penipuan dan penggelapan kepada Polsek Bekasi Timur. Salah satu koordinator, Ade melaporkan Heni kepada pihak kepolisian bersama dengan 14 koordinator lain dengan nominal kerugian yang berbeda-beda.

“(Melaporkan) penipuan dan penggelapan dana, karena kami kan disini juga korban,” ungkapnya.

Kerugian Ade ditaksir mencapai Rp28 juta, uang tersebut merupakan uang setoran nasabah yang dijadwalkan kembali dalam bentuk uang tunai dan sembako pada tangal 5 Mei lalu.

Lebih dalam, untuk mencari lebih banyak nasabah, pemilik paket uang lebaran Adriennee ini menjanjikan door prize barang elektronik dan umroh kepada nasabah.”Ada door prize elektronik dan umroh, terus dipaket uang itu ada sembakonya,” tukasnya. (Sur)

Related Articles

Back to top button