Berita UtamaPendidikan

Disdik Belum Putuskan Kelanjutan Pembelajaran Tatap Muka

ILUSTRASI: Sejumlah siswa saat mengikuti Penilaian Akhir Sekolah (PAS) secara tatap muka di SDN 03 Kota Baru, belum lama ini. Disdik Kota Bekasi belum memutuskan untuk melanjutkan PTM secara terbatas jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran baru Juli mendatang.  RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi belum memutuskan untuk melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas atau Adaptasi Tatanan Hidup Baru Satuan Pendidikan (ATHB-SP) jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Diketahui, ATHB-SP yang dimulai 12 Maret 2021 dilaksanakan di 262 sekolah. Rinciannya, tahap pertama 88 SD dan 22 SMP, tahap kedua 29 SD dan 43 SMP dan tahap ketiga 73 SD dan 7 SMP.

Saat ini, pada jenjang SMP sudah tidak ada aktivitas di sekolah. Para peserta didik hanya tinggal menuggu pengambilan rapor yang direncanakan pada bulan ini.

Sedangkan jenjang SD, siswa masih melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT). Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Krisman Irwandi mengatakan, dilanjutkan atau tidak PTM pada tahun ajaran akan dilakukan pembahasan.

“Sekarang ini kan sekolah udah mau nerima rapor, jadi selesaikan saja dahulu yang lagi PAT atau guru yang sedang mengelola nilai rapor. Nanti lanjut dibuka atau enggaknya menunggu kebijakan lebih lanjut,” ujar Krisman kepada Radar Bekasi, Rabu (16/6).

Ketua Forum Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Bekasi Ade Saepuloh mengatakan, pelaksanaan PAT jenjang SD berakhir besok.

“PAT tingkat SD masih berlangsung sampai dengan Jumat (18/6). Pelaksanaannya ada yang luring dan online,” kata Ade.

Selanjutnya, guru pada satuan pendidikan akan mengelola nilai rapor. Hasilnya akan dibagikan pada 26 Juni 2021, sesuai dengan kalender pendidikan.

“Dan habis itu siswa langsung libur sampai Juli,” ucapnya.

Humas Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bekasi Muktia Wahyudi Isra mengatakan, PAT jenjang SMP selesai dilaksanakan. Saat ini guru melakukan pengelolaan nilai rapor.

“SMP sudah selesai, sekarang guru sedang mengelola nilai rapornya” jelasnya.

Pengambilan rapor akan dilaksanakan pada 25 Juni 2021. Sistem pengambilan rapor diserahkan kepada kebijakan masing-masing satuan pendidikan.

“Kalau untuk sekolah saya yaitu SMPN 1 Kota Bekasi, diselenggarakan dua hari secara tatap muka dengan menerapkan prokes” tukasnya.

Lekaki yang juga sebagai Kepala SMPN 1 Kota Bekasi ini mengatakan, saat ini tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Kendati demikian, masih ada sejumlah siswa yang hadir ke sekolah.

“Masih ada beberapa siswa yang hadir untuk menyelesaikan nilai tugas atau ujian susulan. Tapi untuk kegiatan KBM sudah selesai,” katanya.

Muktia menjelaskan, tidak adanya kegiatan di sekolah bukan karena diliburkan. Akan tetapi karena semua kegiatan pada semester ini sudah dilaksanakan.

“Bukan libur, tapi yang sudah menyelesaikan seluruh urusan nilainya di sekolah. Maka mereka sudah dapat menunggu di rumah sampai tanggal pembagian rapor,” tukasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button