Berita Bekasi Nomor Satu

SMPN 1 Cikarang Selatan Lepas 423 Siswa, Kepsek Minta Jaga Kebiasaan Baik

LEPAS ATRIBUT: Kepala SMPN 1 Cikarang Selatan, Samingan, melepas atribut saat acara pelepasan siswa di halaman sekolah, Sabtu (13/6). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMPN 1 Cikarang Selatan (Ciksel) menggelar seremoni pelepasan siswa kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 di halaman sekolah, Sabtu (13/6).

Acara pelepasan dikemas secara sederhana namun tetap meriah. Kegiatan itu juga dihadiri para orang tua siswa yang turut menyaksikan rangkaian acara hingga selesai.

Kepala SMPN 1 Cikarang Selatan, Samingan, mengatakan pada tahun ini sebanyak 423 siswa kelas IX dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, murid kelas IX dinyatakan lulus 100 persen,” ujar Samingan di sela-sela acara pelepasan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para wali kelas dan guru yang telah membimbing serta mengajar para siswa dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para wali kelas dan guru yang sudah membimbing serta mengajar dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, pada angkatan ke-41 ini terdapat satu siswa yang meraih nilai 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, dua siswa berhasil melanjutkan pendidikan ke SMA Taruna Nusantara melalui jalur beasiswa otomatis.

“Tentunya prestasi yang di raih para siswa ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Dan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk lebih giat dan semangat lagi dalam belajar,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Samingan berpesan agar para siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi tetap membawa kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di SMP, terutama kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Hari ini acara perpisahan kita. Jangan lupakan sekolah, junjung tinggi, caranya terapkan kebiasaan baik yang selama ini dilakukan di SMP, terutama kedisiplinan dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa atas segala sikap dan tindakan para guru selama proses pendidikan berlangsung.

“Mungkin ada bentakan, cubitan, itu bukan bertanda kebencian tapi itu bentuk kecintaan kami kepada para murid,” jelasnya.(and)