Berita UtamaPendidikan

Sekolah Harus Merespon Keluhan Sekecil Apapun

BACA INFORMASI: Calon siswa baru membaca informasi PPDB 2021 di SMAN 17 Kota Bekasi. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah harus merespon keluhan sekecil apapun yang disampaikan oleh siswa maupun orang tua pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 tingkat SMA/SMK/SLB. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Asep Sudarsono.

Sebab, kata Asep, keluhan kecil dapat menjadi masalah besar jika tidak segera diatasi. “Harus merespon keluhan sekecil apapun, karena kadang dari hal-hal kecil akan timbul sebuah masalah yang besar. Jadi sekolah harus cepat menindaklanjuti dan mencarikan solusinya,” kata Asep kepada Radar Bekasi, Minggu (20/6).

PPDB 2021 pendaftaran tahap satu yang dibuka pada 7-11 Juni 2021 meliputi jalur Afirmasi, Perpindahan Tugas, Prestasi (Nilai Rapor dan Kejuaraan) untuk SMA dan Afirmasi, Prioritas Terdekat, Perpindahan Tugas, Prestasi Kejuaraan, Prestasi Rapor untuk SMK, akan diumumkan hasilnya oleh masing-masing satuan pendidikan melalui laman resminya pukul 14.00 WIB, Senin (21/6).

Asep menyampaikan, jika kuota tahap pertama tidak terpenuhi 50 persen, maka sekolah dapat memenuhi kuota tersebut pada pendaftaran tahap kedua. Pada jenjang SMA dibuka jalur Zonasi dan SMK jalur Prestasi dan Rapor Umum.

“Siswa yang tidak lolos dapat mendaftarkan diri dengan menggunakan akun yang sekarang. Jadi bisa memenuhi daya tampung yang tersedia sekarang di masing-masing sekolah,” katanya.

Pendaftaran tahap kedua akan dibuka mulai 25 Juni — 1 Juli 2021. Peserta didik yang tak lolos seleksi pada pendaftaran tahap pertama, dapat kembali mendaftar.

“Akan dibuka 25 Juni, siswa harus buru-buru mendaftarkan diri kembali di jalur yang tersedia,” ucapnya.

Sementara Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bekasi Didi Rosidi mengungkapkan, rapat dewan guru sudah selesai dilakukan pada 18 Juni 2021.

Menurutnya, persiapan pendaftaran tahap kedua sama seperti sebelumnya. Ia menegaskan, pihaknya akan membantu Calon Peserta Didik (CPD) yang memiliki kesulitan dalam melakukan pendaftaran.

“Sama dengan kesiapan PPDB tahap pertama, kami sekolah akan memenuhi kuota PPDB tersedia di tahap kedua ini. Dan tentunya membantu CPD jika memiliki kesulitan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua MKKS SMK Kabupaten Bekasi Nopriandi. Ia mengatakan, dalam proses pendaftaran tahap pertama ini sekolah harus melakukan penetapan jumlah siswa pendaftar dari hasil rapat dewan guru.

“Setelah dilakukan verifikasi kan akan muncul yang lolos dan yang tidak lolos, itu lah yang kami bahas dalam rapat dewan guru,” jelasnya.

Setelah diumumkan hasil siswa lolos, maka persiapan selanjutnya yang akan dilakukan oleh pihak sekolah ialah menyiapkan format daftar ulang bagi siswa baru. (dew)

Related Articles

Back to top button