Berita Utama

Wawalkot Bekasi Terima Banyak Laporan Pemotongan BST

PENCAIRAN BST : Warga menunjukan uang bantuan langsung tunai (BST) di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (21/7). Sebanyak167.971 warga Kota Bekasi di targetkan akan menerima bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi (Wawalkot) Tri Adhianto melalui cuitannya di twitter mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat terkait pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) di lapangan.

“Warga Bekasi yg saya banggakan. Banyak sekali laporan ke sy terkait pemotongan Bantuan Sosial Tunai di lapangan bahkan tdk sampai ke warga yang seharusnya membutuhkan,” kata dia lewat akun @mas_triadhianto, Jumat (23/7/2021), dikutip radarbekasi.id.

“Saya tegaskan bahwa tdk dibenarkan atas tindakan2 pemotongan Dana Bansos, krna hal tsb mlanggar hukum. (Cont),” imbuhnya.

https://twitter.com/mas_triadhianto/status/1418484757285937157?s=08

Menurutnya, setiap wilayah Kota Bekasi memiliki Satugas Tugas (Satgas) Kampung Siaga Covid-19. Adanya Satgas diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap distribusi bansos yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat di masa pandemi ini.

“Masing2 wilayah memiliki Satgas Kampung Siaga COVID-19, diharapkan adanya pengawasan dalam pendistribusian bansos agar merata, tepat sasaran, serta jumlahnya sesuai dgn bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Mas Tri-begitu disapa- menyampaikan, apabila terdapat warga yang merasa dirugikan terkait hal tersebut dapat melapor ke petugas berwenang supaya ditindaklanjuti.

“Apabila ada warga menemukan hal-hal yang dirasa merugikan atau kendala lainnya. Silahkan laporkan ke petugas yang berwenang, bisa ke kelurahan bahkan kepolisian setempat. Terima kasih,” tutupnya. (oke)

Related Articles

Back to top button