Bekasi

Pemkot Fasilitasi Vaksinasi Warga Luar Kota Bekasi

SUNTIK VAKSIN : salah seorang warga saat menerima suntik vaksin covid-19. Pemerintah Kota Bekasi memfasilitasi warga luar kota Bekasi untuk menerima vaksin di Mal Cibubur. Istimewa/Radar Bekasi.

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Bekasi menggelar vaksinasi di beberapa mall/pusat perbelanjaan. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Nomor : 443.1/1906/SET.COVID19 tentang Pelaksanaan Program Vaksinasi Covid-19 pada Gerai Vaksinasi di Pusat Perbelanjaan/Mal di Kota Bekasi.

Salah satu Gerai Vaksin tersedia di Plaza Cibubur, tepatnya di Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna yang letaknya berbatasan dengan Jakarta Timur, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor. Kegiatan vaksin tersebut dilaksanakan atas kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan tim manajemen Plaza Cibubur serta Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Jatisampurna.

Lurah Jatikarya Sulatifah mengatakan, pihaknya menyediakan 2 jenis vaksin, yaitu Astrazeneca dan Pfizer. “Ada 2 jenis vaksin, Astrazeneca dan Pfizer. Kedua vaksin tersebut tersedia untuk dosis 1 dan 2 dengan persediaan sekitar 300-600 dosis per-harinya.” Ucapnya.

Dia menambahkan Gerai Vaksin tersebut masih akan berlangsung sampai tanggal 30 September 2021 untuk warga Jatikarya dan sekitarnya berusia di atas 12 tahun. Selain itu, dibuka kesempatan vaksin bagi warga dengan KTP luar Kota Bekasi. Karena, Plaza Cibubur merupakan lokasi strategis bagi warga tinggal di daerah perbatasan DKI Jakarta, Kota Depok, maupun Kabupaten Bogor.

“Plaza Cibubur yang lokasinya strategis di tengah-tengah perbatasan, sehingga selain warga Kota Bekasi, khususnya Jatikarya, banyak warga dari daerah tetangga perbatasan yang butuh divaksin, kami pun akan siap memfasilitasinya dan gerai ini akan dibuka sampai dengan tanggal 30 September 2021.”terangnya.

Persyaratannya cukup datang dengan membawa fotocopy KTP dan KK lalu dimulai dari mengambil nomor antrian yang kemudian diarahkan untuk mendaftar terlebih dahulu di meja pendaftaran. Kemudian, peserta melakukan screening untuk memeriksa kesehatan dan baru setelah itu boleh untuk melaksanakan vaksin jika lulus nantinya.

Antusias peserta yang tinggi dan panitia yang mengkoordinir dengan baik menjadikan pelaksanaan vaksin berjalan dengan lancar serta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

“Alur pendaftarannya mudah dan panitia nya ramah dan juga taat prokes yang ada. Untuk efek setelah vaksin belum ada, tapi semoga aja nggak ada,” ujar salah satu peserta vaksin.(adv/humas)

Related Articles

Back to top button