Puluhan Kelurahan di Kota Bekasi Bebas Covid-19

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

RADARBEKASI.ID, BEKASI TIMUR – Pergerakan kurva Covid-19 di wilayah Kota Bekasi semakin membaik. Hingga akhir pekan kemarin, tersisa 54 kasus aktif atau 0,06 kasus, dua diantaranya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS).

Peta zona resiko tingkat RT saat ini tercatat 7.110 RT atau 99,65 persen hijau, selebihnya 25 RT atau 0,35 persen zona kuning.


“Bahkan sekitar 28 kelurahan yang sudah zero kasus. Jadi kita bersyukur, jangan ada kasus baru, tentu saja interaksi dan transmisinya yang harus kita waspadai,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Dalam penanganan Covid-19 saat ini, vaksinasi masih terus berjalan. Total 1,7 juta dosis vaksin diterima oleh Kota Bekasi. Selanjutnya kebutuhan vaksin diperlukan untuk suntikan kedua.


Jumlah sasaran yang menerima dosis kedua saat ini masih berada di angka 33 persen, tertinggal dibawa penerima dosis pertama sebesar 60 persen dari total 2.016.006 sasaran vaksin Kota Bekasi.

“Makanya saya sedang susun rancangan ke Pak Menkes, kita butuh tahap kedua untuk menyelesaikan herd immunity,” tambahnya.

Ia juga menekankan kedisiplinan Prokes tidak diabaikan oleh masyarakat meskipun situasi penyebaran kasus terus menunjukkan penurunan. Saat ini ada dua kasus yang menjalani perawatan di RS, selebihnya menjalani Isoman.

Orang nomor satu di Kota Bekasi ini, menyarankan setiap kasus baru yang didapatkan dari hasil tracing untuk dirawat di RSD Stadion Patriot Candrabhaga yang saat ini sudah tidak dihuni oleh pasien isolasi.

Hal ini dilakukan dengan alasan setiap orang yang terkonfirmasi dapat terpantau langsung oleh tenaga kesehatan di RSD.

Evaluasi juga sudah dilakukan di seluruh RS milik pemerintah. Saat ini masing-masing 50 persen kapasitas tempat tidur digunakan untuk merawat pasien umum dan pasien Covid-19. Sebelumnya, RS tipe D digunakan 100 persen untuk merawat pasien Covid-19. (adv/humas)