Polisi Dalami Dugaan Kasus Asusila

Illustrasi Pemerkosaan

BEKASI SELATAN- Peristiwa tidak mengenakkan dialami oleh S (11), setelah diduga disetubuhi oleh pacar tantenya, ia juga mendapat tindak kekerasan.

Kasus persetubuhan dibawah umur ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian 12 September lalu oleh kakek korban.


Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban. Saat ini penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Sudah dalam lidik, sudah divisum, saat ini dalam pemeriksaan saksi-saksi dan korban,” katanya, Kamis (23/9).


Perlakuan keji kekasih hati tantenya ini dilakukan saat pelaku berinisial R datang ke rumah ibu asuh S dengan tujuan membicarakan penjualan rumah. Saat ibu asuh S tengah berada di dalam kamar untuk menidurkan adik S, pelaku melakukan tindakan kejinya kepada korban saat menemani pelaku di ruang tamu.

Kemarin, Kakek korban, AF telah mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk memenuhi panggilan polisi. AF dipanggil untuk memberikan keterangan perihal peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa S sempat diancam oleh pelaku agar tak menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang lain.

Akibat kejadian itu korban juga mendapat tindakan kekerasan dari sang tante.”Sebetulnya kalau dipukul saja tidak masalah untuk memberikan pelajaran kepada anak ini, bahwa tidak boleh melakukan seperti itu lagi,” paparnya.

Terdapat luka di beberapa bagian tubuh S, diantaranya punggung, wajah, dan luka bekas cakaran di tangan. Perlakuan Tante S sangat disesalkan, AF menilai tidak seharusnya Tante S berpihak pada pelaku.

Ia mengaku sampai dengan saat ini belum mengetahui keberadaan pelaku. Peristiwa tersebut terjadi pada 8 September 2021 lalu.

“Tadi ditanya kronologis kejadian, terus ditanya kenal sama pelaku atau tidak. Hari ini masih tahap penyelidikan, nanti masih ada tahap lagi, begitu saja,” tukasnya. (sur)