Kolaborasi Bantu Yatim Terdampak Pandemi

BERIKAN BANTUAN: Ketua DPRD Kota Bekasi bersama FOZ Bekasi Raya ketika memberikan bantuan secara simbolis kepada anak yatim di Stadion Patriot Candrabhaga belum lama ini. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN- FOZ (Forum Zakat) Bekasi Raya bersama delapan lembaga zakat di Bekasi berkolaborasi membantu yatim terdampak Pandemi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jum’at (1/10) lalu.

 


Ketua FOZ Bekasi Raya, Muhammad Anwar Mughni menyatakan kegiatan Program Yatim Asa Anak Indonesia mengatakan bantuan yang diberikan sekaligus memberikan semangat kepada yatim.

 


“Kita ingin memberikan semangat kepada anak anak yatim. Alhamdulillah  berdasarkan data yang ada orangtuanya yang daftarkan langsung ingin program asa anak Indonesia. Ini program FOZ nasional. Yang mana kami di daerah ingin menurunkan program ini agar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Anwar kepada Radar Bekasi.

 

Anwar menjelaskan, FOZ Bekasi ini terdapat 15 lembaga yang sudah terdaftar.  Delapan lembaga melakukan kegiatan bersama hari Jum’at pekan kemarin.

 

“Kalau secara nasional ada 198 lembaga FOZ.  Dari nasional sendiri membantu daerah sehingga LAZ Kota Bekasi hari ini bisa bersinergi berkolaborasi dalam FOZ Bekasi, gelar program Asa,” ujarnya.

 

Adapun bantuan yang diberikan secara simbolis berupa sembako dan uang tunai bagi para anak yatim terdampak Covid-19.”Khusus hari Jum’at kemarin secara simbolis kita berikan sembako dan uang tunai. Insya Allah berkelanjutan ke pendidikan anak-anak. Maka kelanjutannya akan kita assessment,” terangnya.

 

Mengenai perhatian pemerintah daerah, Anwar mengatakan ini adalah awal keinginan untuk berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi.

“Sengaja kami launching ini semoga dapat perhatian dari pemerintah Kota Bekasi. Semoga ini awal berkolaborasi yang baik untuk mengentaskan kemiskinan wabil khusus anak yatim. Tidak mungkin masalah ini diselesaikan Pemkot sendiri, harus berkolaborasi dengan NGO (Non-Governmental Organization) yang ada. Alhamdulillah dari Dinsos ini hadir, ketua DPRD juga hadir,” imbuhnya.

 

Terkait cara mendaftarkan anak-anak yatim untuk mengikuti program Asa, Anwar mengatakan bisa melalui FOZ terdekat di wilayah masing-masing.

“Kalau data yang masuk bisa datang kepada kami. Apalagi menemukan anak yatim, boleh didaftarkan ke FOZ terdekat untuk jadi anak asuh kami. Bisa ke kami atau yang terdekat. Jadi bisa melibatkan seluruh masyarakat,” jelasnya

 

Dinsos sendiri mendata ada sebanyak 919 anak yatim di Kota Bekasi. “Ini akan kita kolaborasi dan assesment untuk program berkelanjutan,” harapnya.

Untuk program selanjutnya, Anwar menjelaskan ada program terkait pendidikan yang sedang dalam proses assessment.

 

“Ini baru Kota Bekasi. Nanti kita bergerak ke Bekasi dan Karawang. FOZ Bekasi Raya ini sampai ke Karawang. Untuk Program pendidikan, Ini sedang proses assessment. Kebutuhan mereka apa?, apakah biaya perjalanan, buku, seragam, pulsa atau yang lainnya?, dengan assessment kita sodorkan ke LAZ apa yang bisa dikontribusikan,” tambahnya.

 

Adapun target tahun ini, kata Anwar, setelah assessment akan ada publikasi program kepada masyarakat.

“Desember kita publikasi program yang perlu diadvokasi apa saja, Ke masyarakat,” pungkasnya.

 

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro saat dihubungi dirinya mengapresiasi program FOZ Bekasi Raya yang berkolaborasi dengan delapan lembaga zakat lainnya dalam rangka penyerahan Bantuan Yatim Asa Anak Indonesia. Ia menyatakan, program ini bisa menjadi inspirasi dan diadaptasi oleh pemerintah daerah.

 

“Penerima manfaat yaitu anak yatim atau yatim piatu. Program ini bisa jadi inspirasi atau terobosan bagi pemerintah daerah untuk mengadaptasikannya,”jelasnya.

 

Ia menyatakan anak-anak yatim, piatu, yatim piatu, miskin harus dipastikan mendapat beasiswa dari pemerintah daerah.”Ini menjadi tugas bersama dengan DPRD untuk merancang program tersebut dan diloloskan anggaran dalam APBD,” tukasnya. (pay/pms)