Masih Temukan Pelanggaran Prokes

PULANG SEKOLAH: Sejumlah siswa SMPN 29 Kota Bekasi saat pulang sekolah. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI
PULANG SEKOLAH: Sejumlah siswa SMPN 29 Kota Bekasi saat pulang sekolah. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi masih menemukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) berupa kerumunan siswa saat jajan di luar sekolah ketika proses pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Satuan pendidikan yang bersangkutan telah diminta untuk melakukan perbaikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Disdik, PTMT jenjang PAUD dilaksanakan di 1.262 sekolah dari 1.345 sekolah, SD 616 sekolah dari 649 sekolah, dan SMP 238 sekolah dari 270 sekolah.


Kepala Bidang PAUD Disdik Kota Bekasi Anhar mengatakan, hasil evaluasi PTMT yang dilakukan di seluruh tingkat pendidikan masih menemukan pelanggaran kecil yang harus diperbaiki.

“Senin lalu, kami sudah evaluasi PTMT di tingkat pendidikan masing-masing. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh pihak sekolah,” ujarnya kepada Radar Bekasi Minggu (3/10).


Hasil evaluasi, sekolah harus mengatur para pedagang yang berada di luar sekolah. Sebab, hal itu telah membuat siswa berkerumun sehingga berisiko terjadinya penularan virus.

“Ada temuan terkait tukang jajan yang ada di luar sekolah, ini memancing anak-anak untuk berkerumun. Hal ini yang harus diingatkan untuk para pedagang,” tuturnya.

Dikatakan, pihaknya telah meminta satuan pendidikan untuk memberikan peringatan kepada orang tua siswa agar membekali makanan anaknya dari rumah.

“Kita minta kepada orang tua siswa untuk membawakan bekal agar siswa tidak jajan di luar sekolah. Ini yang harus diperbaiki,” terangnya.

Kepala Bidang SMP Kota Bekasi Yopik Roliyah mengungkapkan, bahwa dari hasil pemantauan masih ditemukan siswa berkerumun saat jajan di luar sekolah.

“Iya memang ini harus diperbaiki, seperti diperingatkan kepada orang tua siswa untuk membawakan bekal,” katanya.

Hasil evaluasi yang dilakukan sudah disampaikan kepada pihak sekolah masing-masing agar dapat diperbaiki dalam proses PTMT tersebut. “Kita sampaikan hasil evaluasi ini kepada pihak sekolah agar siswa tidak jajan setelah pulang sekolah dan langsung pulang ketika pulang,” katanya. (dew)