Nilai Siswa SD Anjlok

KERJAKAN SOAL: Sejumlah siswa SDN Kota Baru IX Kota Bekasi saat mengerjakan soal PTS. ISTIMEWA
KERJAKAN SOAL: Sejumlah siswa SDN Kota Baru IX Kota Bekasi saat mengerjakan soal PTS. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Nilai siswa dari sejumlah SD di Kota Bekasi anjlok saat penilaian tengah semester (PTS) ganjil tahun ajaran 2021/2022. Khususnya siswa kelas 4,5,6 yang mengikuti PTS secara tatap muka.

Guru SDN Kota Baru IX Kota Bekasi Nugraheni Rachmawati menjelaskan, PTS dilaksanakan secara tatap muka dan daring. “Karena pelaksanaan pembelajaran tatap muka sudah boleh, jadi kami membagi antara online dan offline,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (4/10).


Bagi siswa kelas 1,2, dan 3, seluruhnya mengikuti PTS secara daring dari rumah masing-masing. Sedangkan siswa kelas 4,5, dan 6 mengikuti PTS secara tatap muka.

“Meskipun secara offline, tapi pelaksanaannya tetap diawasi,” ujarnya.


PTS dilaksanakan pada 20 September 2021 selama satu minggu. Saat ini, guru sudah mulai mengelola nilai hasil PTS seluruh siswa.

“Kami sudah mengelola nilai hasil PTS kemarin,” katanya.

Menurutnya, nilai hasil PTS secara daring dan tatap muka mengalami perubahan nilai yang cukup signifikan. Terbukti dari hasil nilai siswa kelas 4,5 dan 6 yang mendapatkan hasil berbeda.

“Untuk nilai 1,2 dan 3 masih sama, tinggi semua karena online. Tapi perubahan nilai terjadi bagi siswa kelas 4,5, dan 6, waktu online tahun kemarin nilai nya tinggi. Tapi setelah offline nilainya turun sekali,” ucapnya.

Ia mencontohkan, jika pada saat PTS daring siswa kelas 4,5 dan 6 mendapatkan nilai 8,5. Namun saat tatap muka, siswa hanya memperoleh nilai 6,6.

“Banyak yang kacau nilainya, makanya PTS ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk memperbaiki pola pembelajaran yang selama ini terpaksa dilakukan secara online,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Guru SDN Jatiasih IV Kota Bekasi Surya. Ia mengungkapkan, hasil nilai siswa yang melaksanakan PTS secara tatap muka mengalami penurunan.

“Betul-betul keliatan banget emang diawasi secara langsung saat pelaksanaan sama pelaksanaan yang dilakukan secara online,” katanya.
Pelaksanaan PTS telah berlangsung sejak 20 September lalu. Para guru telah menyelesaikan pengelolaan nilai hasil PTS.

“Kita sudah hampir selesai mengolah nilai PTS, hasilnya bener-bener rendah banget bisa di bawah 50 nilainya. Waktu online paling rendah 70, sisanya bagus-bagus semua” tuturnya.

Nilai dari pengelolaan PTS akan disampaikan kepada orang tua siswa yang rencananya akan dilakukan dalam minggu ini. Hal ini dapat menjadi bahan evaluasi guru, siswa dan orang tua siswa.

“Rencananya nilai akan diberikan kepada orang tua dalam minggu ini,” pungkasnya. (dew)