Berita Bekasi Nomor Satu

Korban Meninggal Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang

Gerbong KRL yang ringsek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan antara KRL Commuter Line relasi Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam, kembali bertambah. Hingga Rabu (29/4) siang, total korban tewas menjadi 16 orang.

Sebelumnya, berdasarkan data PT KAI yang disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Rabu pagi, jumlah korban tercatat 106 orang. Rinciannya, 15 orang meninggal dunia dan 91 lainnya mengalami luka-luka. Dari korban luka, 38 penumpang telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Penambahan korban terjadi setelahsatu pasien meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.

“Per hari ini, pasien yang dirawat di kami adalah ada 22. Satu baru datang tadi di IGD gitu. 22 ini, yang di ICU ada tiga dan, qadarullah, satu baru saja meninggal,” kata Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi.

Adapun, korban yang meninggal per hari ini Rabu, (29/4) adalah Mia Citra (25).

Berikut daftar korban meninggal dunia:

RS Polri Kramat Jati:Tutik Anitasari (31)
Harum Anjasari (27)
Nur Alimantun Citra Lestari (19)
Farida Utami (50)
Vica Acnia Fratiwi (23)
Ida Nuraida (48)
Gita Septia Wardany (20)
Fatmawati Rahmayani (29)
Arinjani Novita Sari (25)
Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32)

RSUD Kota Bekasi:Nuryati (41)
Nurlaela (39)
Enggar Retno Krisjayanti (35)
Mia Citra (25)

Rumah Sakit Bella Bekasi:Ristuti Tustirahato

RS Mitra Keluarga Bekasi Timur:
Adelia Rifani

(zak)