RADARBEKASI.ID, BEKASI – Suasana haru menyelimuti rumah duka Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32), karyawan KompasTV, di Perumahan Griya Asri 2, Tambun Selatan, Rabu (29/4).
Nur Ainia Eka Rahmadhynna merupakan salahsatu korban meninggal dalam tabrakan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, (27/4) malam.
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 07.30 WIB, karangan bunga berjejer di depan rumah duka. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut datang melayat untuk menyampaikan belasungkawa. Selain itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja juga terlihat menyambangi kediaman almarhumah. Diketahui, Nur Ainia bekerja sebagai News Production Support di KompasTV.
Sebelumnya, diberitakan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu diduga berawal ketika taksi yang tertemper KRL di perlintasan yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.
Peristiwa taksi tertemper KRL itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi menunggu. KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang.
Lebih jauh tercatat total jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tabrakan KA Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur per hari ini mencapai 15 orang dan 88 orang mengalami luka-luka.
“Per siang tadi, 15 orang dinyatakan meninggal dunia. Tentu ini adalah kehilangan besar, duka cita terdalam kita haturkan kepada keluarga korban dan semoga semua husnul khotimah, diberikan sisi terbaik Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (zak)











