Berita UtamaPolitik

Ingin Berkontribusi Untuk Kota Bekasi

Duran Al Fatir Hadi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Keinginannya agar menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang banyak semakin kuat, saat ditawari bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Atas dasar itu juga, pria Bernama lengkap Duran Al Fatir Hadi atau yang akrab disapa Duran Valentino memantapkan diri menjadi politisi.

Ya, di DPC PKB Kota Bekasi, pengusaha muda bidang Sumber Daya Alam (SDA tersebut dipercaya sebagai Ketua DKC Garda Bangsa Kota Bekasi.”Tapi maunya di Kota Bekasi. Alhasil, Alhamdulillah Allah pun menjawabnya untuk saya jadi Ketua Garda Bangsa di Kota Bekasi ini,” ucap pria yang pernah menjalin asmara dengan artis Nikita Willy, tersebut.

Menurutnya, alasan untuk memilih di daerah berjuluk Kota Patriot sebagai pemimpin bagi organisasi sayap PKB, lantaran dia tahu betul tentang kota ini karena sudah dari sejak kecil tinggal dan menetap bersama keluarganya di wilayah Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Artinya, keinginan untuk berpolitik itu ditujukan sebagai bentuk kontribusi terhadap Kota yang ditinggalinya tersebut.

“Saya memantapkan diri terjun ke politik di tahun ini, karena hati dan saya pribadinya juga siap menjalani untuk bisa berkontribusi membangun Kota Bekasi, setidaknya mampu membuat perubahan kearah yang lebih baik, khususnya buat kalangan kaum milenialnya,” jelas bapak dua anak ini.

“Dan saya merasa yakin, pilihan saya terjun ke politik tahun ini adalah jawaban atas doa-doa saya, sehingga Alhamdulillah Allah pun beri kelancaran ke saya untuk bergabung di PKB dalam rangka berkontribusi memajukan daerah, umumnya Indonesia,” sambungnya.

Lebih jauh, diakui pria kelahiran 28 Juni 1986 ini, pilihannya terjun ke politik melalui Partai yang digagas pertama kali oleh Presiden ke Indonesia, sekaligus ulama Gus Dur karena kesederhanaan dan kekeluargaannya sangat kuat.

“Intinya, saya di PKB juga ingin mendalami ilmu agama Islam, karena di partai ini banyak ulama dan santri yang InsyaAllah sambil kita berpolitik bisa juga belajar dan bertanya soal ilmu agama. Saya juga senang dengan kesederhanaan dan kekeluargaannya disini,” ungkap alumni Sarjana Komunikasi asal Universitas Paramadina ini.

Menjadi anggota Kadin dan HIPMI pusat, jadikan dia sebagai modal terjun ke dunia politik. Menurutnya, dengan pengalaman dari kedua organisasi di bidang perekonomian itu cukup sebagai modalnya di dalam organisasi partai politik.

“Yang paling penting buat saya pilih terjun ke politik itu tujuannya mengabdi ke masyarakat saja, karena saya pikir untuk mengabdi tidak harus menunggu usia kita tapi, sebaliknya di usia kita yang muda dengan semangat yang tinggi, tenaga yang besar, lalu punya power dan segala macamnya pastinya dapat lebih memberi kontribusi yang besar kepada masa depan bangsa, khususnya Kota Bekasi.”ungkapnya.

“Saya melihat banyak anak-anak muda luar biasa di negeri ini , khususnya di Kota Bekasi. Jadi, saya pikir sudah saatnya semangat dan potensi anak-anak muda ini dirangkul sesuai kesukaan dan kegemarannya dengan diberi wadah, sehingga mereka bisa menyalurkan apa yang disukai dan digemari. Tapi tentunya dengan bimbingan dan pembinaan, sehingga bisa diarahkan ke hal positif dan bermanfaat.”tandasnya. (mhf)

Related Articles

Back to top button