Cikarang

Amblas, Jalan Raya Kodam Ditutup Sementata

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, menutup sementara jalan penghubung wilayah Selatan Kabupaten Bekasi dengan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang amblas, di Jalan Raya Kodam, Desa Cicau, Cikarang Pusat.

 

Penutupan itu dilakukan, untuk menghindari adanya kecelakaan bagi pengendara yang melintas. Sehingga, akses jalan bagi masyarakat terputus bagi yang ingin menuju wilayah Cikarang Selatan dari Wilayah Cikarang Pusat.

 

Kepala Bidang Jalan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi, Heru Pranoto menuturkan, pihaknya sudah turun ke lapangan (Jalan Raya Kodam) sebagai bentuk upaya perbaikan sementara.

 

Langkah awal yang dilakukan pihaknya, adalah melakukan investigasi kontur tanah untuk menghindari terjadi kembali longsor susulan, apabila dilakukan perbaikan sementara.

 

“Kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek kondisi tanahnya, dalam rangka menghindari kembali terjadinya longsor,” kata Heru.

 

Kemudian, setelah mengecek kondisi tanah, akan diambil langkah untuk penguatan tanah, sebelum dilakukan perbaikan jalan secara semi permanen.

 

“Waktunya berapa lama, belum ketahuan, karena sekarang juga masih musim hujan. Tapi kami akan perbaiki,” janjinya.

 

Heru menyampaikan, untuk perbaikan secara permanen, pihaknya akan mengajukan pada tahun anggaran 2022.

 

”Biaya untuk perbaikan jalan yang amblas itu, cukup besar. Kalau tahun ini dikerjakan, belum ada anggarannya, dan harus melalui proses administrasi. Kemungkinan, untuk perbaikan permanen, baru bisa tahun depan,” terang Heru.

 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bidang Trantib Satpol PP Kabupaten Bekasi, Ganda Sasmita mengatakan, penutupan sementara Jalan Raya Kodam, berdasarkan arahan Kasatpol PP, atas laporan masyarakat, dan juga ramainya pemberitaan di media sosial terkait jalan amblas ini.

 

“Untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum, jalur ini kami tutup sementara, sebelum ada perbaikan. Jangan sampai ada korban. Jadi, yang dari Cikarang Pusat, kami tutup di Cikarang Pusat, dan yang dari Cikarang Selatan, kami tutup di Cikarang Selatan,” bebernya. 

 

Ganda menyampaikan, lokasi jalan yang amblas ini, memiliki ketinggian kurang lebih dua meter, dan panjang kurang lebih 30 meter. Selain itu, kondisi kultur tanah juga rawan longsor. 

 

“Kalau laporan dari pihak desa, kondisinya tidak separah sekarang ini. Kami juga akan melaporkan kepada pimpinan, supaya ditindaklanjuti,” tutur Ganda.

 

Sebelumnya, pada hari Senin (8/11) lalu, Kecamatan Cikarang Selatan, menutup jalan tersebut. Kendati demikian, masih ada saja pengendara motor yang nekat menerobos jalan tersebut dari arah Kecamatan Cikarang Pusat. 

 

Untuk sementara, pengendara bermotor dan mobil dari kedua arah, kini dialihkan ke jalur alternatif, untuk mencegah pergerakan tanah, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (and)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button