Lawan Crystal Palace, MU-nya Rangnick Menang

Manajer sementara Manchester United Ralf Rangnick memberikan instruksi khusus kepada Mason Greenwood. Foto: Reuters

RADARBEKASI.ID, MANCHESTER – Hal yang dinanti-nanti dari debut Ralf Rangnick di Manchester United (MU) terjawab sudah. Rangnick memberikan kemenangan 1-0 saat MU bentrok melawan Crystal Palace dalam laga Premier League di Old Trafford, Manchester, Minggu (5/12) malam.

Kemenangan MU ditentukan semata wayang gelandang Brasil Fred di menit ke-77. Gol tercipta lewat tendangan indah setelah mendapat umpan dari pemain pengganti Mason Greenwood.


United sendiri sempat kesulitan menciptakan peluang bersih melawan tim asuhan Patrick Vieira tersebut. Bahkan, Palace seharusnya unggul beberapa menit sebelumnya tetapi Jordan Ayew gagal memasukkan bola dari jarak dekat di tiang belakang setelah James Tomkins menyundul tendangan sudut.

Dengan hasil ini, United naik ke urutan keenam dalam klasemen dengan 24 poin atau tiga di bawah West Ham United yang menempati urutan keempat. Palace sendiri turun ke peringkat 12 dengan 16 poin.


Memang, Rangnick untuk pertama kalinya memimpin United setelah menggantikan manajer caretaker Michael Carrick pada Jumat. Dia masuk stadion dengan gaya yang sederhana tanpa ada pengumuman mengenai kehadirannya.

Mantan pelatih RB Leipzig itu berjanji mengubah United menjadi ‘monster’ seperti yang dilakukan Juergen Klopp di Liverpool. Namun dia mengatakan pendekatan itu membutuhkan waktu agar benar-benar bisa dimainkan pemainnya.

Namun demikian sepertinya ada isyarat jelas mengenai pergeseran kepada permainan menekan itu pada 25 menit pertama ketika pemain-pemain depan United mengurung pertahanan Palace dan membatasi kemampuan mereka dalam menyerang.

Rangnick memilih formasi yang memasang Marcus Rashford dan Cristiano Ronaldo dalam duet serangan, sedangkan Jadon Sancho dan Bruno Fernandes beroperasi di belakang mereka.

Fernandes membuat peluang membuka skor setelah sebuah sundulan yang sangat baik kembali ke jalur larinya yang dilepaskan rekan senegaranya Ronaldo, namun tendangan dia diselamatkan oleh Guaita.

Diogo Dalot yang lagi-lagi lebih disukai dipasang ketimbang Aaron Wan-Bissaka pada posisi bek kanan, membuka peluang sebelum turun minum, tetapi tendangannya melambung dari gawang.

United sempat kelimpungan setelah turun minum akibat umpan yang ceroboh dan menurunnya tekanan yang mereka lancarkan. Tapi Rangnick senang timnya berhasil menjinakkan pemain sayap berbahaya Wilfried Zaha.

Bek kiri United Alex Telles nyaris menciptakan gol setelah tendangan bebasnya dari sudut sempit membentur tiang gawang, sebelum Ayew menyia-nyiakan peluang emas ketika David De Gea sudah tak bisa menjangkau bola.

Kemudian datang momen inspirasi Fred ketika gelandang bertahan, itu dikerumuni oleh rekan-rekan satu timnya guna merayakan golnya.

“Fred yang memiliki momen ini. Semua orang senang karena dia orang yang baik. Dia banyak bekerja dan orang-orang tidak membicarakannya. Dia pantas mendapat pujian,” kata Fernandes.

Catatan yang diraih Rangnick ini bahkan lebih baik dibandingkan dengan enam pelatih Jerman lainnya yang pernah dan sedang memimpin klub Premier League.

Termasuk Juergen Klopp bersama Liverpool dan Thomas Tuchel dengan Chelsea. Baru kali ini pelatih asal Jerman mengawali kiprahnya di Premier League dengan kemenangan.

Di sisi lain, Patrick Vieira merasa Crystal Palace pantas mendapatkan lebih. “Ketika kami memiliki peluang dari Jordan, kami tidak bisa memaksimalkannya. Melawan tim besar Anda bisa dihukum. Dalam pertandingan ini Anda harus mencetak gol,” kata dia seperti dikutip Reuters.

“Bersama manajer barunya, kami tak tahu seperti apa mereka akan bermain. Tapi kami sudah bersiap dengan bentuk permainan kami,” tutup Vieira sembari menyatakan seri sepertinya hasil yang pantas. (wsa)