Libur Ditiadakan, Siswa Wajib Ikut Pendidikan Karakter

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMKN 1 Cikarang Selatan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Libur akhir semester ganjil selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) ditiadakan. Sebagai gantinya, siswa wajib mengikuti pendidikan karakter.  ISTIMEWA
ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMKN 1 Cikarang Selatan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Libur akhir semester ganjil selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) ditiadakan. Sebagai gantinya, siswa wajib mengikuti pendidikan karakter.  ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Libur akhir semester ganjil selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) ditiadakan. Sebagai gantinya, siswa wajib mengikuti pendidikan karakter.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah mengeluarkan surat edaran nomor 800/17731/Disdik.Set untuk menentukan kegiatan pembelajaran penguatan karakter bagi siswa selama periode Nataru, berikut larangan libur dan cuti bagi guru atau aparatur sekolah.


Kepala SMPN 1 Kota Bekasi Muktia Wahyudi Isra mengatakan, karena tidak ada libur semester siswa akan belajar pendidikan karakter. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan materi yang akan diberikan.

“Karena memang tidak ada libur semester, kita sedang melakukan beberapa persiapan seperti materi-materi yang akan disampaikan saat pendidikan karakter,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis, (9/12).


Kegiatan pendidikan karakter akan dilaksanakan secara daring dan luring setelah penilaian akhir semester (PAS) mulai 24 Desember 2021 – 7 Januari 2022.

Adapun materi pendidikan karakter meliputi kepramukaan, kewarganegaraan dan keagamaan. Pendidikan karakter merupakan pembelajaran yang wajib diikuti oleh siswa, sehingga absensi tetap berjalan.

“Pendidikan karakter wajib diikuti, ada absensinya juga yang harus diisi,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Wakil Kepala SMKN 15 Kota Bekasi Bidang Humas Dhani Irawan mengungkapkan, kegiatan pendidikan karakter akan dimulai saat tanggal ditentukannya libur semester ditiadakan.

Kombinasi kegiatan pendidikan karakter secara daring dan luring juga menjadi pilihan sekolah untuk melakukan beberapa kegiatan yang diikuti oleh siswa. Materi pendidikan karakter meliputi kesamaptaan, circle time, go green dan beberapa perlombaan.

“Intinya pendidikan karakter ini kita isi beberapa kegiatan kombinasi yang tidak membuat siswa jenuh. Jadi nanti ada perlombaan juga yang akan kami adakan,” pungkasnya. (dew/oke)