Karyawan Toko Roti Dibacok

Illustrasi Pembacokan

RADARBEKASI.ID, MEDANSATRIA- Pemuda Kampung Tanah Apit, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, Ahmad Nurjati (22) mendapat serangan secara brutal oleh sekelompok orang tak dikenal saat hendak berangkat ke toko roti, tempatnya bekerja.

 


Akibat peristiwa ini, korban menderita  sepuluh luka  sabetan senjata tajam di tubuhnya. Kasus ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian setempat.

 


Salah satu pemuda RW 09, Herry Fahlan menceritakan bahwa korban menjadi korban penyerangan secara brutal oleh sekelompok pemuda yang diketahui mengendarai 8 sepeda motor.

 

Peristiwa ini terjadi pukul 06.00 saat korban hendak menuju tempat kerjanya tidak jauh dari rumah, hanya berjarak sekira 500 meter.

“Saat ingin nyebrang jalan tiba-tiba diserang secara membabi buta, total 8 motor. Korban mengalami luka bacok sepuluh titik di sekujur tubuhnya,” kata Fahlan, Minggu (19/12).

 

Beruntung korban selamat setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Pemuda sekitar mengaku tidak mengetahui secara detail apa yang melatarbelakangi penyerangan ini. Kepada Radar Bekasi, Fahlan mengaku pemuda di lingkungannya tidak memiliki riwayat melakukan penyerangan ke lingkungan tempat tinggal warga lainnya.

 

Ia menduga peristiwa ini dilakukan oleh kelompok gangster, rentang usia para pelaku diperkirakan 20 tahun. Sebelum peristiwa ini, ia juga memiliki catatan lain, dua tahun lalu pernah terjadi peristiwa serupa. Peristiwa terakhir kali terjadi kurang dari satu tahun belakangan beruntung tidak sampai menimbulkan korban, warga sekitar ikut menghadang para pelaku.

 

“Kami mengutuk keras perbuatan ini dan mendesak agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku, karena ini sudah membuat resah masyarakat,” ungkapnya.

 

Pemuda sekitar menyerahkan peristiwa ini pada proses hukum yang tengah ditangani oleh kepolisian. Sisi lain, mereka berharap kepolisian setempat mampu menciptakan situasi kondusif dan nyaman bagi masyarakat di Kota Bekasi.

Sementara itu, Polsek Medansatria tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. Sejauh ini hasil penyelidikan polisi menyebut para pelaku bukan warga setempat.”Pelaku masih dalam penyelidikan, tapi informasi sudah kita dapat, kita sedang selidiki,” terang Kapolsek Medansatria, AKP Yudo Anto.

Peristiwa ini diakui terjadi pada waktu tidak biasa, pagi hari saat warga sudah mulai beraktivitas. Pasalnya, pada jam-jam rawan seperti malam hari sudah diawasi oleh petugas.

 

“Maka akan kita tingkatkan kembali patroli rutinnya, baik yang berpakaian dinas maupun tertutup,” tukasnya. (sur).