Beri Penguatan Pendidikan Karakter Siswa lewat Pelajaran Sains

ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMPN 3 Kota Bekasi mengisi majalah dinding. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI
ILUSTRASI: Sejumlah siswa SMPN 3 Kota Bekasi mengisi majalah dinding. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah terus memberikan penguatan pendidikan karakter siswa lewat pelajaran sains. Kepala SMAN 1 Cibitung Sayuti mengungkapkan, pendidikan karakter dapat diperoleh siswa melalui olimpiade sains. “Salah satunya memang didapat dari prestasi olimpiade sains itu,” ucapnya melalui sambungan seluler kepada Radar Bekasi, Selasa (21/12).

Lebih lanjut dikatakan, siswa juga didorong untuk menyukai mata pelajaran sains. “Melalui mata pelajaran sains ini diharapkan siswa memiliki karakter rasional dalam berpikir, sistematis, ilmiah, kreatif dan inovatif,” tuturnya.


Ia mengungkapkan, pihaknya terus memberikan penguatan karakter siswa melalui materi pelajaran sains dan praktik. Melalui mata pelajaran sains diharapkan siswa memiliki karakter rasional dalam berpikir, sistematis, ilmiah, kreatif dan inovatif.

“Penguatan karakter itu kan memang bisa diterapkan pada semua mata pelajaran, tetapi salah satunya penguatan karakter pada materi sains ini memang sedang kami lakukan,” terangnya.


Di sekolah, mata pelajaran sains meliputi astronomi, biologi, ekologi, fisika, geologi, geografi, ilmu bumi dan fisika. Penguatan pendidikan karakter pada materi biologi tentang sistem peredaran darah manusia yang mengajarkan karakter berpikir prosedural.

“Ini salah satu contohnya saja, yaitu melalui materi ini bisa menekankan kepada siswa bahwa dalam bidang apapun, prosedural harus menjadi landasan dalam bersikap maupun bertindak,” terangnya.

Hal senada disampaikan guru SMPN 25 Kota Bekasi Tyas. Ia mengatakan, sains dapat menjadi salah satu penguatan pendidikan karakter. “Sains itu memang bisa menjadi salah satu penguatan pendidikan karakter, karena terintegrasi kan pada mata pelajaran,” terangnya.

Dalam mata pelajaran lain, sikap religius ditanamkan melalui pembiasaan berdoa. Namun untuk sains, pendidikan karakter siswa dapat ditugaskan dengan praktik seperti proyek mencangkok tanaman buah.

Menurutnya, penguatan pendidikan karakter melalui sains sangat cocok diterapkan pada kehidupan sehari-hari siswa. “Sains dalam penguatan pendidikan karakter ini memang sangat related dengan keseharian yang dilakukan siswa, jadi penerapannya memang sangat mudah. Dan kami memang sedang melakukan penguatan pendidikan karakter ini kepada siswa melalui materi sains yang diajarkan,” pungkasnya. (dew)