Berita Bekasi Nomor Satu

Ashanty Bakal Berangkat Haji Setelah Batal Berangkat 2 Tahun Berturut-turut: Insya Allah Berangkat Bulan Mei

Potret Ashanty. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Penyanyi dan pengusaha Ashanty membawa kabar bahagia mengenai rencana spiritualnya tahun ini. Setelah penantian panjang yang penuh lika-liku, istri dari Anang Hermansyah ini dipastikan akan menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji pada bulan Mei mendatang.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Ashanty saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026). Ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam setelah mendapatkan kepastian jadwal keberangkatan dari pihak berwenang.

“Alhamdulillah-nya tahun ini tuh kayak dapet informasi dari Kementerian Agama. Insya Allah bisa berangkat di bulan Mei nanti,” tutur Ashanty dengan wajah sumringah.

Rencana keberangkatan ini bukanlah hal yang instan. Ashanty mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendaftarkan diri melalui jalur haji plus sejak tahun 2018. Namun, niat suci tersebut terus menemui hambatan selama bertahun-tahun.

Ashanty sempat mengalami kegagalan berangkat pada tahun 2024 dan 2025. Rentetan pembatalan tersebut bahkan sempat mengguncang batinnya dan membuatnya melakukan refleksi diri yang mendalam.

Ashanty mengaku sempat merasa sedih dan mempertanyakan alasan di balik penundaan tersebut.

“Apa aku kurang saleha ya? Apa aku kurang baik ya? Apa aku kurang apa gitu. Karena jadi kayak apa salah aku ya,” ungkapnya mengenang masa-masa sulit tersebut.

Keseriusan Ashanty dalam menjalankan rukun Islam kelima ini dibuktikan dengan keputusannya memprioritaskan ibadah di atas pendidikan.

Saat ini, Ashanty tengah menempuh pendidikan doktoral (S3), namun ia memilih untuk menunda ujian terbuka disertasinya.

Baca Juga: Berani Bongkar Dugaan Pelecehan di Mesir, Oki Setiana Dewi Diteror dan Diancam Pihak Ustaz SAM

Ada dua alasan utama di balik keputusan berani tersebut:

Kekhusyukan Ibadah: Ia ingin fokus sepenuhnya pada prosesi haji tanpa terbebani urusan akademis di Tanah Suci.

Kualitas Disertasi: Ashanty tidak ingin hasil ujiannya tidak maksimal jika dipaksakan sebelum berangkat.

“Jadi aku mau ujian terbukanya tuh setelah aku selesai beribadah, aku baru mau ujian,” jelasnya.

Mengingat ini adalah pengalaman haji pertamanya, Ashanty tidak ingin main-main. Saat ini, fokus utamanya adalah mematangkan persiapan fisik dan pemahaman mengenai tata cara ibadah melalui manasik haji.

Ia berharap dapat memahami seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna sebelum keberangkatan agar hatinya merasa tenang saat tiba di Mekkah nanti.

“Pengennya aku khatam dulu nih di sini (manasik), baru aku berangkat jadinya udah tenang gitu,” pungkas Ashanty mantap. (mna)