Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Meningkat

TUNGGU KERETA API : Sejumlah warga yang ingin mudik, menunggu kedatangan kereta api, di Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/4). KARSIM/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua pekan jelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, penumpang Kereta Api jarak jauh di Stasiun Cikarang, mulai mengalami peningkatan.

Meningkatnya jumlah penumpang kereta api ke beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, disebabkan karena banyak warga yang memilih mudik lebih awal, guna menghindari padatnya antrian.


Berdasarkan data yang diterima Radar Bekasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), jumlah penumpang sejak empat hari terakhir, mulai mengalami peningkatan hingga lebih dari 100 persen dari biasanya. Dari 13 kereta api yang berangkat melalui stasiun Cikarang, setiap harinya tercatat lebih dari 500 orang penumpang, berbeda dengan hari-hari biasanya.

“Dari 13 kereta api yang tersedia untuk berbagai jurusan, kami mencatat, mulai tanggal 18 April 2022, ada sekitar 516 orang penumpang yang berangkat,” kata Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Anwar.


Salah satu warga, Anjar (32) beralasan, lebih awal mengantarkan keluarganya mudik ke Purwokerto, untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang saat mendekati hari raya Idul Fitri.

“Saya antar anak dan istri pulang lebih dulu. Baru tiga hari kemudian, saya pulang lagi ke Cikarang, karena masih ada pekerjaan,” tuturnya.

Selain itu, kata Anjar, untuk mendapatkan tiket lebih murah, juga menjadi salah satu alasan dirinya mengantarkan istri dan anaknya mudik lebih awal. Pasalnya, saat ini harga tiket sudah mulai naik.

“Kalau berangkat sekarang, harganya lebih murah, dan tiket masih ada,” ucapnya.

Sementara satpam di Stasiun Cikarang, Mulyadi menyampaikan, pembelian tiket secara offline sudah tidak bisa, karena telah habis dari tanggal 22 Maret 2022. Sedangkan untuk pembelian tiket secara online masih bisa.

“Memang untuk tiket jurusan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan Bandung, sudah habis,” tandasnya. (pra)