Perindo Rombak Pengurus Kecamatan

ILUSTRASI : Sejumlah pengurus Perindo Kabupaten Bekasi saat foto bersama. Perindo merombak beberapa pengurus partai tingkat kecamatan. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Bekasi, dinilai bekerja tak maksimal. Melihat kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) merombak sejumlah pengurus di tingkat kecamatan.


Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bekasi Budiono mengatakan, tidak maksimalnya kerja [pengurus DPC dibuktikan pada Pemilu 2019 lalu. Dimana, suara partainya rendah, tidak memuaskan. Selain itu, ada juga pengurus yang pindah ke partai lain.

“Kemarin kita evaluasi empat DPC, kita ganti kepengurusannya, karena suara Perindo rendah di Pemilu 2019. Jauh dari kata memuaskan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (20/6/2022).


Kata Budiono, evaluasi yang dilakukan untuk mencapai target pada Pemilu 2024 mendatang. Dia mengatakan, partainya bisa menambah kursi legislatif Kabupaten Bekasi. Seperti diketahui, pada Pemilu 2019 Partai Perindo hanya mendapatkan satu kursi legislatif.

“Kenapa kita melakukan evaluasi di beberapa kecamatan, kita punya target untuk Pemilu 2024, minimal ada tambahan kursi untuk Perindo di Kabupaten Bekasi. Kita nggak muluk-muluk, karena Pemilu 2024 banyak partai baru, target kita minimal satu fraksi,” tuturnya.

Setelah melakukan evaluasi kepengurusan, pria yang juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini menuturkan, partainya fokus menghadapi tahapan verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU. Walaupun sebenarnya, semua persyaratan untuk verifikasi sudah terpenuhi.

“Pada intinya kita fokus menghadapi tahapan verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU. Kita tinggal penguatan saja, karena kita bukan partai baru, walaupun ada beberapa DPC atau kecamatan dievaluasi,” ungkapnya.

Sementara, untuk verifikasi di internal partai, kepengurusan di Kabupaten Bekasi sudah berhasil lolos. “Kemarin sudah melakukan verifikasi internal, yang dilakukan oleh DPP dan DPW, sudah lolos. Alhamdulilah kalau di internal sudah lolos dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat,” ucapnya. (pra)