Berita Bekasi Nomor Satu

Lumpur Banjiri Gang Mawar Margahayu

BERSIH-BERSIH: Warga membersihkan lumpur tebal yang mengendap di rumah dan lingkungan di kawasan Gang Mawar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (5/5/2026). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Banjir kiriman Kali Bekasi yang merendam sejumlah wilayah sejak Senin (4/5) malam mulai surut pada Selasa (5/5) pagi.

Meski demikian, warga masih harus membersihkan sisa lumpur tebal yang menutupi rumah dan lingkungan.

Di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, warga terlihat mulai beraktivitas membersihkan rumah. Lumpur menutupi lantai dan jalan sementara perabotan dijemur di pinggir jalan.

Salah satu warga, Fitri (49), mengatakan air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, warga telah mendapat peringatan adanya kenaikan debit air.

“Jam 10 malam mulai masuk. Kalau di bawah bisa sampai dua meter,” ujarnya.

Ia menyebut, banjir kali ini meninggalkan endapan lumpur setebal 10–30 sentimeter, sehingga proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama.

“Kalau sudah lumpur, bersihinnya bisa berhari-hari,” katanya.

Menurutnya, banjir di wilayah tersebut terjadi semakin sering dalam beberapa waktu terakhir.

“Hampir seminggu sekali. Minggu lalu masuk, sekarang masuk lagi airnya, Sudah sering banget,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul Kali Bekasi agar banjir tidak terus berulang.

“Harapannya tanggul segera dibangun, supaya banjir cepet selesai masalahnya, ” ucapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi mencatat sedikitnya empat wilayah terdampak banjir kiriman akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu, Bogor.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wisnu Subroto, mengatakan wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Jatiasih, Bekasi Timur, dan Bekasi Utara.

Di Jatiasih, banjir merendam Perumahan Vila Jatirasa RW 11 dengan ketinggian 15–20 sentimeter. Di Bekasi Timur, genangan mencapai 70–100 sentimeter di Gang Mawar serta hingga 100 sentimeter di Kampung Lengkak dengan 55 kepala keluarga terdampak. Selain itu, Gang Semar juga tergenang 50–80 sentimeter.

Di Bekasi Utara, banjir terjadi di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung dengan ketinggian 80–150 sentimeter dan berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga. Sementara di Kelurahan Margamulya, ketinggian air mencapai 20–50 sentimeter.

“Kiriman air dari hulu, curah hujan di Bogor tinggi,” pungkasnya (rez)