Guru Harus Hadirkan Metode Belajar Menyenangkan

ILUSTRASI: Guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa di salah satu SLB di Kabupaten Bekasi. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Guru SLB harus menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan. Dengan demikian, siswa dapat memahami materi yang disampaikan.


Guru SLB As-Syafi’iyah Sri Mulyati mengatakan, SLB tidak mengejar ketercapaian hasil belajar siswa. Terpenting peserta didik bisa mengerti materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.

“SLB itu tidak mengejar ketercapaian, tapi lebih kepada siswa bisa mengikuti dan memahami pembelajaran dengan baik,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (6/7).


Lebih lanjut dikatakan, guru harus menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan. Untuk mewujudkannya, perlu pendekatan kepada peserta didik.

“Metode pembelajaran yang mengasyikan itu dimulai dari pendekatan. Dimana jika siswa sudah merasa dekat dengan guru, maka materi apapun yang kita sampaikan bisa diterima dengan cukup baik oleh siswa,” tuturnya.

Menurutnya, pada masa pandemi guru dengan siswa sudah cukup banyak membuang waktu. Sehingga tidak ada lagi kedekatan secara khusus yang terjalin antara keduanya.

“Tugas kami cukup banyak, dimana kami harus menyesuaikan kembali proses pembelajaran kepada siswa yang sudah ada dan siswa baru. Karena pendekatan yang sudah kami bangun saat ini sudah sedikit menghilang karena jarang bertemu,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Guru SLB Kembar Karya Rohmadi. Menurutnya, terpenting saat ini guru dapat mengenali karakter peserta didiknya.

“Guru SLB itu harus bisa mengenali karakter siswanya, jadi guru bisa menyesuaikan metode pembelajaran yang akan disampaikan. Sehingga guru bisa menyampaikan materi dengan baik dan siswanya pun bisa menerima materi dengan baik,” jelasnya.

Dikatakannya, kesiapan guru dalam menyambut tahun ajaran baru sudah cukup matang. Sehingga guru hanya tinggal menunggu pelaksanaan pembelajarannya.

“Kami sudah melakukan kesiapan yang cukup matang, jadi tinggal menunggu siswa masuk dan proses pembelajaran sudah dapat dilakukan,” katanya. (dew)