Revitalisasi Kalimalang Jangan Mandek

BELUM RAMPUNG: Pengendara melintas di samping proyek revitalisasi kalimalang di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan,Kota Bekasi, Senin (1/8). Proyek tersebut belum rampung dibangun menyusul adanya proyek Tol Becakayu. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya memastikan akan ada proyek lanjutan revitalisasi Kalimalang berupa pembangunan taman dan lainnya di Jalan M Hasibuan, Margajaya, Bekasi Selatan.

Namun proyek lanjutan masih menunggu rampungnya pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) yang bersinggungan langsung dengan proyek tersebut.


Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Muhammad Solikhin menjelaskan bahwa pembangunan revitalisasi taman Kalimalang masih akan berlanjut.

“Saat ini pembangunannya masih berlanjut, namun memang detail tentang perubahan desainnya kami kurang paham. Karena menyusul adanya pembangunan Tol Becakayu,” ungkapnya kepada Radar Bekasi Senin, (1/8).


Hanya saja pihak DBMSDA memastikan kepada proyek pembangunan Tol Becakayu, agar penempatan pembuangan saluran air dapat berfungsi dengan baik. “Pihak DBMSDA sering memantau, tapi kami hanya sebatas memastikan bahwa saluran air dapat berfungsi dengan baik,” tuturnya.

Selain itu pihaknya juga menjelaskan bahwa terkait akses masuk area taman, masih dikaji menyusul adanya pagar di median jalan. “Terkait hal tersebut kami masih mengkajinya bersama dengan beberapa pihak terkait, ada beberapa kemungkinan untuk bisa masuk dalam area taman tersebut,” jelasnya.

Kemungkinan pertama dijelaskan, bahwa masyarakat dapat masuk ke area taman melalui jembatan merah, yang rencananya akan dijadikan jembatan penghubung.

Kemungkinan kedua untuk memasuki area taman, dapat dibangun trotoar kecil atau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Sehingga masyarakat dapat memarkirkan kendaraannya di Ruko Suncity.

“Ini semua masih dalam pengkajian, kami juga akan melakukan izin survei agar masyarakat bisa tetap menikmati wilayah area pertamanan tersebut,” terangnya.

Sementara Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mengungkapkan, bahwa pihak mendorong kedua sisi pembangunan revitalisasi taman Kalimalang dan juga pembangunan Tol Becakayu tuntas.

“Kami mendorong kedua sisi dalam pembangunan, agar destinasi tamannya bisa tetap berjalan, namun tidak terganggu dengan adanya pembangunan Tol Becakayu,” jelasnya.

Pihaknya juga berencana untuk mengundang beberapa pihak terkait, untuk membicarakan keberlangsungan pembangunan Tol Becakayu dan juga revitalisasi pembangunan taman Kalimalang.

“Kami rencananya akan mengundang pelaksana pembangunan Tol Becakayu, agar pembangunan nya tidak merusak keindahan dari taman Kalimalang. Karena taman Kalimalang itu sudah menjadi magnet bagi para pendatang, baik hanya untuk melihat saja atau mencoba untuk menikmati suasana tamannya,” tuturnya.

Menurutnya kedua pembangunan ini harus dilakukan dengan baik, sehingga butuh komunikasi yang intens baik dari pihak Pemprov, Pemkot maupun dari pelaksana pembangunan Tol Becakayu.

“Semua harus dilakukan dengan sinkron, agar tidak merusak tatanan bangunan di Kota Bekasi. Jadi DPRD akan mencoba berkomunikasi dengan stakeholder terkait tentang hal ini,” pungkasnya. (dew).