Budidaya Selada Merah dan Daun Ketumbar

Novantri Zakaria

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Novantri Zakaria merupakan mahasiswa Program Studi Agrobisnis Jurusan Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi. Selain menjadi mahasiswa, remaja ini tengah menjalankan usaha budidaya selada merah dan daun ketumbar.

Jeck-sapaan akrabnya, berbisnis berawal dari 2019 mengikuti seminar sebagai mahasiswa baru. “Iya jadi gua ikut seminar kating bahas hidroponik, abis itu mikir kayaknya dijadiin bisnis oke juga nih,” ungkapnya.


Dari usahanya selama tiga tahun ini, Jeck sudah mampu memiliki penghasilan. Sebelum memulai pasti bisnisnya, Jeck terlebih dahulu mencari pasar agar saat musim panen tiba tidak kebingungan menjualnya.

Jeck memiliki kebun hidroponik dengan dua tanaman yang berbeda, yakni selada merah dan daun ketumbar. Panennya tiap seminggu sekali. Untuk selada merah bisa dapat tujuh sampai delapan kilogram (kg) sekali panen dengan harga Rp55 ribu per kg.


Sedangkan daun ketumbar sekali panen bisa mendapatkan tiga sampai empat kg dengan harga Rp70 ribu per kg. Kuliah sambil mengembangkan bisnis bukanlah hal yang mudah bagi Jeck.

Terkadang ia sempat bingung menentukan prioritas. Untungnya sampai sekarang Jeck bisa bertahan untuk mendapat gelarnya nanti tanpa terbutakan penghasilan hasil usahanya.

Selain berbisnis, Jeck juga aktif dalam komunitas di luar kampus yaitu Komunitas Tangan di Atas (TDA). TDA merupakan komunitas pengusaha yang saling memberdayakan dan terus menerus mengeksplorasi sumber daya bisnis berbasis teknologi.

Di komunitas itu, Jeck mendapat wawasan baru serta koneksi orang baru untuk manfaat kedepannya. Walaupun di tengah padatnya perkuliahan, bisnis, dan kegiatan komunitas di luar kampusnya tersebut, Jeck tetap bisa menghabiskan waktunya bersama teman-temannya dikala waktu senggang. (mg2)