PPKM Dicabut, Muncul Petisi Kembalikan WFH

Pekerja saat menyebrangi zebra cross di pusat perkantoran Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dicabut Presiden Jokowi lantaran situasi pandemi Covid-19 sudah terkendali. Belakangan, muncul petisi berjudul ”Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih MAcet, Polusi dan Bikin Produktif.”

Petisi berjudul “Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih Macet, Polusi, dan Bikin Tidak Produktif” muncul di situs change.org.


Petisi tersebut diinisiasi Riwaty Sidabutar lantaran menurutnya kemacetan di Jabodetabek semakin parah.

Saat ini, petisi tersebut sudah ditandatangani ribuan orang.


Hingga pukul 16.29 WIB, terlihat sebanyak 6.942 orang telah ikut mendukung kebijakan WFH dikembalikan. Jumlah tersebut terlihat terus bertambah.

“Jarak rumah dengan kantor kebanyakan orang tak jauh berbeda dengan saya. Saya, misalnya, harus menempuh 20 kilometer buat ke kantor yang berarti setiap hari untuk pulang pergi harus saya tempuh 40 kilometer,” tulisnya dalam petisi tersebut, dikutip Selasa (3/1/2023).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmi Cabut PPKM

Riwaty mengatakan usai selama dua tahun dapat berkerja dari rumah atau WFH saat pandemi Covid-19, kembali bekerja di kantor membuatnya stres. “Dua tahun bisa kerja dari rumah, ketika harus ke kantor lagi rasanya malah bikin tambah stress,” ungkapnya.

Kemacetan dan polusi di Jabodetabek, kata Riwaty, semakin parah jika hujan turun. Ia menyebut bahwa perjalanan akan jadi lebih parah hingga membuat satu jam terlambat dengan menggunakan kendaraan motor.

“WFO juga belum tentu membuat kita lebih produktif. Karena lamanya perjalanan, saya malah jadi lebih lelah, dan hasil pekerjaan tidak sebagus ketika saya bekerja dari rumah,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa jika bekerja dari rumah, dirinya merasa lebih percaya diri, lebih aman, dan juga merasa lebih nyaman.

“Oleh karena itu, saya ingin meminta agar aturan wajib WFO 100% dikaji kembali. Sebagai pekerja, ada baiknya jika kita juga diberikan pilihan untuk dapat kerja dari rumah,” tegasnya.

Riwaty melihat WFH sudah diberlakukan di beberapa negara meski sudah tidak pandemi Covid-19, seperti Belanda. “Dukung petisi saya ini, ya, teman-teman! Sebarkan juga ke kawan-kawan pekerjamu!” ajaknya. (jpc)